- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
FKAAI Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas dan Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Dalam suasana politik yang semakin memanas menjelang Pemilu 2024, kekhawatiran akan potensi kerusuhan dan gangguan keamanan menjadi perhatian serius.
Forum Komunikasi Aktifis Akhlaqulkarimah Indonesia (FKAAI), dipimpin oleh Saman Suhail, mantan narapidana teroris, menyuarakan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusifitas demi mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai.

Baca Lainnya :
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
Oleh sebab itulah, FKAAI menggelar pertemuan dengan Direktorat Intelkam, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keamanan menjelang Pemilu 2024.
"Upaya ini bertujuan untuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi," ujar Pimpinan FKAAI, Saman Suhail dalam pertemuan dengan Intelkam Polda Metro Jaya, pada Senin 22 Januari 2024 lalu.
FKAAI menilai bahwa masyarakat perlu ikut serta mengambil peran dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas, agar tewujudnya pesta demokrasi yang aman dan juga damai.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Perwakilan dari FKAAI, M Nasir Abas yang juga seorang mantan anggota organisasi terorisme.
Ia mengatakan bahwa FKAAI akan berupaya maksimal dalam mengajak mantan napi terorisme untuk berubah haluan dalam rangka mencintai dan membela NKRI.
"Dahulu kami (para mantan napiter) militan memperjuangkan negara Islam, sekarang kami harus militan membela NKRI," ucapnya.
FKAAI mengajak masyarakat untuk terus menyebarkan benih-benih antiradikalisme dan kekerasan, terutama dalam rangka pencegahan dan deradikalisasi berbasis soft approach atau pendekatan lunak.
"Dengan komitmen bersama, diharapkan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pelaksanaan Pemilu tahun ini," pungkas Saman Suhail.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

















