Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran

By Sigit 02 Jul 2026, 18:23:26 WIB Jawa Barat
Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja,


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Stigma bahwa aspirasi masyarakat hanya berakhir di atas kertas mulai terpatahkan. Di Kabupaten Majalengka, suara warga kini benar-benar menjelma menjadi proyek nyata bernilai miliaran rupiah.

Di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 5, sejumlah pembangunan infrastruktur strategis mulai direalisasikan mulai dari jalan penghubung hingga jembatan vital yang selama ini menjadi keluhan warga.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja, melontarkan pesan tegas yang sekaligus menjadi tantangan bagi masyarakat.

Baca Lainnya :

"Jangan ragu menyampaikan aspirasi. Kami kawal sampai terealisasi," tegasnya. Kamis, (02/07/2026)

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Data realisasi menunjukkan deretan proyek dengan anggaran besar telah berjalan, di antaranya :

Akses Polman sekitar Rp 15 miliar

Jalan Tonjong - Jatiwangi sekitar Rp 12 miliar

Jalan Bantarujeg - Malausma sekitar Rp 6,8 miliar

Jembatan Cijurey sekitar Rp 19 miliar

Jembatan Cimangguhilir sekitar Rp 19 miliar

Jalan Cikaracak sekitar Rp 10 miliar

Nilai totalnya bukan angka kecil. Lebih dari itu, proyek-proyek tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi warga mampu menembus proses panjang kebijakan jika dikawal serius.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin pembangunan sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Ini amanah rakyat. Kami pastikan setiap aspirasi dikawal ketat agar pelaksanaannya tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keberanian masyarakat untuk terus bersuara.

"Kalau masyarakat diam, pembangunan bisa meleset. Tapi kalau aspirasi kuat, kami punya pijakan untuk memperjuangkannya sampai tuntas," tambahnya.

Kini, pesan itu semakin jelas aspirasi bukan lagi formalitas. Di Majalengka, suara warga mulai berubah menjadi jalan, jembatan, dan akses kehidupan yang lebih baik.

Dan satu hal yang mulai terbukti ketika rakyat bersuara dan wakilnya benar-benar bekerja, pembangunan bukan lagi janji. Tapi kenyataan. ** (Agit)




  • Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit

    🕔16:50:10, 15 Agu 2026
  • Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih

    🕔16:42:40, 12 Agu 2026
  • 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal

    🕔11:16:14, 11 Agu 2026
  • 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan

    🕔13:39:05, 11 Agu 2026
  • Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat

    🕔14:51:47, 11 Agu 2026