- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Stigma bahwa aspirasi masyarakat hanya berakhir di atas kertas mulai terpatahkan. Di Kabupaten Majalengka, suara warga kini benar-benar menjelma menjadi proyek nyata bernilai miliaran rupiah.
Di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 5, sejumlah pembangunan infrastruktur strategis mulai direalisasikan mulai dari jalan penghubung hingga jembatan vital yang selama ini menjadi keluhan warga.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja, melontarkan pesan tegas yang sekaligus menjadi tantangan bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Jangan ragu menyampaikan aspirasi. Kami kawal sampai terealisasi," tegasnya. Kamis, (02/07/2026)
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Data realisasi menunjukkan deretan proyek dengan anggaran besar telah berjalan, di antaranya :
Akses Polman sekitar Rp 15 miliar
Jalan Tonjong - Jatiwangi sekitar Rp 12 miliar
Jalan Bantarujeg - Malausma sekitar Rp 6,8 miliar
Jembatan Cijurey sekitar Rp 19 miliar
Jembatan Cimangguhilir sekitar Rp 19 miliar
Jalan Cikaracak sekitar Rp 10 miliar
Nilai totalnya bukan angka kecil. Lebih dari itu, proyek-proyek tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi warga mampu menembus proses panjang kebijakan jika dikawal serius.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin pembangunan sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Ini amanah rakyat. Kami pastikan setiap aspirasi dikawal ketat agar pelaksanaannya tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keberanian masyarakat untuk terus bersuara.
"Kalau masyarakat diam, pembangunan bisa meleset. Tapi kalau aspirasi kuat, kami punya pijakan untuk memperjuangkannya sampai tuntas," tambahnya.
Kini, pesan itu semakin jelas aspirasi bukan lagi formalitas. Di Majalengka, suara warga mulai berubah menjadi jalan, jembatan, dan akses kehidupan yang lebih baik.
Dan satu hal yang mulai terbukti ketika rakyat bersuara dan wakilnya benar-benar bekerja, pembangunan bukan lagi janji. Tapi kenyataan. ** (Agit)





.jpg)






.jpg)




