- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
- Jaga Layanan Air Tetap Optimal, Sachrudin Cek Kondisi Cisadane.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Warnai HUT TNI Ke 81 Bantaran Sungai Karplos Kota Blitar Jadikan Kawasan Asri.
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, Ir. H. Ateng Sutisna
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Anggota DPR RI Komisi XII, Ir. H. Ateng Sutisna, M.BA menegaskan bahwa pemerintah hingga saat ini belum memiliki rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Pernyataan tersebut disampaikan H. Ateng melalui pesan WhatsApp pada Selasa (31/3/2026), menanggapi isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait potensi kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.
Menurutnya, berdasarkan informasi terakhir dari hasil pertemuan dengan Kementerian ESDM, pihak Pertamina, serta arahan Presiden, pemerintah masih berkomitmen untuk mempertahankan harga BBM.
Baca Lainnya :
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
- Dua Koramil, Kodim 0506/Tgr Jaga Situasi Tetap Kondusif Patroli Malam.
"Belum ada rencana kenaikan. Pemerintah berupaya menjaga harga tetap stabil," ujarnya.
Meski demikian, Ateng menyebut pemerintah tetap akan melakukan evaluasi secara berkala dalam beberapa bulan ke depan, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi global, khususnya fluktuasi harga minyak dunia.
Ia menekankan, apabila penyesuaian harga pada akhirnya harus dilakukan, pemerintah diharapkan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
"Jika pun ada kenaikan, diupayakan tidak signifikan dan tetap memperhatikan daya beli masyarakat," katanya.
Pernyataan ini sekaligus memberikan kepastian di tengah kekhawatiran publik, bahwa pemerintah masih menempatkan stabilitas ekonomi dan perlindungan daya beli masyarakat sebagai prioritas utama dalam kebijakan energi nasional. ** (Agit)

.jpg)
.jpg)













