- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
- Sekjen ATR/BPN: Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Setiap Tahunnya
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Polri Panen Jagung Serentak di Ratusan Ribu Hektare

Keterangan Gambar : Polri menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Tuban, Sabtu (16/5/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Tuban – Polri menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Tuban, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus momentum groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri dan peluncuran operasional sarana pendukung sektor pangan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden serta seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo menjadi motivasi besar bagi jajaran Polri dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.
Kapolri menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui penguatan produksi hingga hilirisasi hasil pertanian. Dukungan tersebut dilakukan melalui penyediaan lahan, distribusi bibit, pendampingan petani, hingga penyerapan hasil panen.
Pada tahun 2025, Polri disebut telah berkontribusi dalam penanaman jagung di ratusan ribu hektare lahan dengan hasil jutaan ton produksi nasional. Sementara pada Kuartal I Tahun 2026, panen dilakukan di puluhan ribu hektare dengan hasil ratusan ribu ton jagung.
Memasuki Kuartal II Tahun 2026, panen raya kembali digelar di hampir 189.760 hektare lahan dengan potensi produksi mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.
Sebagian hasil panen tersebut akan diserap untuk kebutuhan domestik, sementara sisanya berpotensi menembus pasar ekspor melalui kerja sama koperasi petani di wilayah perbatasan.
Selain meningkatkan produksi, Polri juga memperkuat infrastruktur ketahanan pangan dengan pembangunan gudang penyimpanan di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan baru guna meningkatkan kapasitas penyimpanan nasional.
“Polri berkomitmen membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir,” tegas Jenderal Sigit.
Polri juga memperkuat akses pembiayaan petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dimanfaatkan ribuan petani untuk kebutuhan bibit, pupuk, hingga alat pertanian modern.
Program ketahanan pangan Polri turut mencakup pengembangan sarana pendukung pertanian dan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi hasil panen di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui berbagai langkah tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan demi memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.(AS/MP).

















