- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
Dihadapan Calon Anggota Elpala SMA 68, Dar Edi Yoga Mengajak Para Siswa Menjaga Kelestarian alam

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam beserta isinya adalah "sekolah" terbaik untuk membentuk karakter manusia, mengajarkan ketangguhan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Keprihatinan atas kerusakan alam yang semakin parah akibat ulah manusia telah mengkhawatirkan.
Data mengkhawatirkan mengenai deforestasi yang mencapai 1,8 juta hektar per tahun, sehingga 21% dari 133 juta hektar hutan Indonesia telah hilang. Selain itu, sekitar 30% dari 2,5 juta hektar terumbu karang di Indonesia mengalami kerusakan, Demikian dipaparkan tokoh pendiri Enam Lapan Pencinta Alam(Elpala), Dalam rangka Perbekalan pendidikan calon anggota elpala, di Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2024.
Baca Lainnya :
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .

" Pencemaran udara, air, tanah, dan laut di Indonesia pun sangat tinggi, berdampak buruk pada keseimbangan ekosistem. Akibatnya, ratusan spesies tumbuhan dan hewan langka di Indonesia terancam punah," papar Dar Edi Yoga.
Dar Edi Yoga yang juga Bendahara PWI Jaya dan Ketua Umum Forum Pemred SMSI ini menekankan, para siswa Elpala harus berperan aktif dalam upaya pelestarian alam.
Siswa Elpala diharapkan tidak hanya menjadi penjelajah alam, tetapi juga penjaga alam yang bertanggung jawab, berkontribusi dalam mengurangi kerusakan lingkungan melalui tindakan nyata, seperti reboisasi, pengelolaan sampah, dan penyebaran kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
"Kita punya tanggung jawab besar, karena kerusakan alam ini bukan hanya masalah global, tapi juga tanggung jawab kita di Indonesia," ujar Dar Edi Yoga.
Tentang pengalamannya sejak 1984 Dar Edi Yoga aktif berkecimpung dalam kegiatan alam bebas, mulai dari pendakian gunung hingga ekspedisi ke berbagai tempat ekstrem. Dar Edi Yoga telah memimpin banyak pendaki menuju puncak-puncak gunung tertinggi dunia, termasuk membawa Sabar Gorky, pendaki tunadaksa asal Solo, yang berhasil mencapai beberapa puncak dunia.
Ditambahkan Dar Edi Yoga, prestasi lain yang melibatkan anggota TRAMP dan Elpala SMA 68 yang telah meraih dua rekor MURI. Pengalaman-pengalaman ini, kata dia, telah membentuk pegiat alam bebas untuk tidak mudah menyerah dan putus asa di dalam mengarungi kehidupan ini.
Kegiatan dalam rangka Perbekalan pendidikan calon anggota elpala, ini dihadiri Pembina Elpala SMA 68 Rahman Rudyansyah, Spd, Ketua Elpala Qeyra Nahzarin P.S, dan Wakil Ketua Elpala Amanda Try Aini beserta pengurus Elpala lainnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)









.jpg)




