- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Wujudkan Ibadah Ramadan Terang dan Nyaman, PLN Jakarta Raya Inspeksi Kelistrikan 99 Masjid

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Utamakan kenyamanan masyarakat muslim dalam beribadah selama Ramadhan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya lakukan inspeksi kelistrikan 99 masjid di Jakarta dan sekitarnya. Pada kegiatan inspeksi kelistrikan yang dilakukan serentak pada Jumat (8/3/2024) tersebut, PLN memastikan pasokan listrik dalam kondisi normal agar terwujud ramadan terang demi ibadah lebih nyaman.

Baca Lainnya :
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Battle Mini Sound System Galang Dana Pembangunan Masjid Baitunnur
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Dewan Adat BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran melakukan pemeriksaan langsung ke Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam giat tersebut, Lasiran didampingi Ahmad Huraera Nurhani, selaku Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa.

PLN melakukan inspeksi jaringan listrik sampai dengan kWh meter sesuai dengan wewenangnya. Sedangkan untuk instalasi di dalam masjid diinspeksi oleh Haleyora Power, anak usaha PLN yang bisa melakukan pemeriksaan sampai ke instalasi milik pelanggan.
"Khusyuknya ibadah salah satunya ditunjang dengan kenyamanan tempat ibadah dengan listrik yang andal. PLN siap mendukung kenyamanan ibadah selama Ramadhan dengan tetap bersiaga 24 jam," jelas Lasiran sebagaimana tertuang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/3).
Sebanyak 2.200 petugas disiapkan PLN UID Jakarta Raya untuk bersiaga selama Bulan Ramdaan yang tersebar di 17 posko.
Ahmad Huraera Nurhani, atau yang sering disapa Huri mengatakan bahwa pihaknya sangat senang PLN peduli dan hadir langsung mengecek kelistrikan di Masjid Sunda Kelapa.
"Pada bulan Ramadan itu biasanya aktivitas di masjid ini meningkat, apalagi di malam hari. Mulai dari buka puasa, solat tarawih, hingga iktikaf. Sehingga kebutuhan listrik pun meningkat. Kami berterima kasih PLN mau mengecek kelistrikan di Masjid Agung Sunda Kelapa ini," ungkap Huri.
Listrik menjadi bagian penting untuk mendukung operasional masjid seperti pengeras suara, penyejuk udara, dan penerangan. Masjid yang daya listriknya masih kurang bisa melakukan penambahan daya baik sementara maupun seterusnya dengan mengajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.
Lasiran mengatakan bahwa saat ini kondisi pasokan listrik Jakarta dalam keadaaan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Berdasarkan prediksi PLN, beban puncak di Bulan Ramadan tahun 2024 akan ada kenaikan sebesar 8,27% dibanding tahun 2023. Di mana beban puncak saat Ramadhan 2024 diperkirakan mencapai 5.765 Mega Watt (MW), sedangkan daya mampu pasok adalah sebesar 10.339 MW.
"Dengan prediksi kebutuhan masyarakat yang meningkat, khususnya di malam hari selama Ramadhan, kami pastikan pasokan listrik masih sangat cukup. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," tambah Lasiran.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















