- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Dari Sampah Jadi Energi: Bank Jakarta Perluas Program Biodigester di Jakarta Utara
- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
TJ Langgar Kesepakatan Nambah Armada, Angkot M44 Demo, Para Penumpang Terlantar

Keterangan Gambar : Demo Angkot M44(Poto. Ach.Sholeh)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Sekitar 100 unit Angkot Mikrolet 44 jurusan Kp. Melayu - Tanah Abang melakukan aksi demo.

Akibat demo kesemrawutan lalulintas dijalan Stasiun Tebet macet dan para penumpang banyak terlantar.
Baca Lainnya :
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
Perwakilan aksi demo 44 Bambang mengatakan, demo dilakukan karena pihak Trans Jakarta (TJ) melanggar kesepakatan yang sudah lama dibuat.

Pihak TJ kata Bambang melanggar kesepakatan tersebut dengan menambah armadanya.
" Kami jelas dirugikan karena penambahan armada TJ, ini urusan perut, urusan dapur harus segera ditarik penambahan armada TJ," terang Bambang.
Penambahan 2 unit armada TJ besar tambah Bambang jelas membuat pendapatannya menurun, dia berharap pihak TJ mau mendengar aspirasi mereka.
"Kami tetap akan lakukan aksi sampai pihak TJ mengurangi armadanya, kami sudah sering lakukan demo tapi belum ada tindak lanjutnya," ungkap Bambang.
Terkait tuntutannya Bambang mewakil teman temannya bersedia dialog, namun dia bersikukuh agar penambhan armada TJ ditarik secepatnya.
" Kami tetap akan terus berdemo sampai tuntutan kami dipenuhi," tegas Bambang.
Kadishub Jakarta Selatan Bernad mengatakan bahwa pihaknya berharap agar masalah demo angkot 44 segera dapat diselesaikan, untuk itu dia meminta pihak terkait melakukan mediasi.
" Saya juga berharap walau demo berlangsung lalulintas harus dapat dikendalikan, beri ruang juga agar para penumpang tidak terlantar," kata Bambang.
Perwakilan TJ dari Jack Lingko, Fajri dalam mediasinya kepada perwakilan demo berjanji akan meneruskan aspirasi pendemo kepada pihak TJ.
" Untuk sementara saya hanya bisa meneruskan aspirasi bapak bapak, soal keputusannya saya tidak berwenang," kata Fajri.
Sementara itu Mulyadi (35) penumpang asal Bojong Gede mengatakan akibat demo tersebut dirinya merasa terlambat bekerja, dan dia berharap agar kondisi kembali normal.
" Kalau tau mau ada demo sih saya mending gak kerja, ini kan mau naik ojol repot mesti pakai aplikasi, mau naik Opal( ojek pangkalan) takut mahal, ya saya berharap kondisi segera pulih lah," tutup Mulyadi.(ASl/Red/MP).


.jpg)














