- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah
Saskia Chadwick Dijuluki The Next Ratu Horor Indonesia, Bersinar di Film Kolaborasi Korea

Keterangan Gambar : Saskia Chadwick
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Nama Saskia Chadwick kian mencuri perhatian di industri perfilman nasional. Aktris muda ini dinilai sebagai salah satu talenta yang tengah membangun pijakan kuat di genre horor Indonesia. Lewat film Jalan Pulang, Saskia berhasil menunjukkan kapasitas aktingnya dengan beradu peran bersama tiga ratu horor Indonesia lintas generasi, yakni Luna Maya, Taskya Namya, dan Shareefa Daanish.

Kehadiran Saskia dalam film tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap cerita. Ia tampil dengan emosi yang tertahan namun intens, sebuah karakteristik yang menuntut kedalaman psikologis dan ketahanan emosional—elemen penting dalam horor thriller. Penampilannya itu membuat publik mulai menyematkan julukan “the next ratu horor Indonesia” kepadanya.
Baca Lainnya :
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Project69 Siapkan Film Drama Keluarga \"Dalam Sujudku\", Penuh Pesan Kesetiaan dan Doa
- Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dari Penggemar K-Pop ke Bintang Film: Langkah Internasional Saskia Chadwick di Korea
Di tengah berkembangnya lanskap film horor Tanah Air, Saskia Chadwick dikenal selektif dalam memilih peran. Konsistensi serta keberaniannya mengeksplorasi karakter-karakter gelap menjadi fondasi penting bagi perjalanan kariernya. Kini, kepercayaan terhadap kemampuannya terwujud melalui film horor kolaborasi Indonesia–Korea berjudul TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO).

Dalam film produksi Heart Pictures tersebut, Saskia dipercaya sebagai pemeran utama. Film ini turut menghadirkan deretan pemain lintas negara seperti Cinta Brian, Aruma Khadijah, Dito Darmawan, William Roberts, serta aktor Korea Kim Geba dan Kim Seoyoung. Kolaborasi internasional ini menjadi tantangan tersendiri bagi Saskia, termasuk saat membawakan dialog dalam bahasa Korea.
Saskia memerankan karakter Tania, seorang mahasiswi asal Indonesia yang terjebak dalam pusaran konflik emosional dan teror lintas budaya. Peran ini menuntut keseimbangan antara ekspresi ketakutan, luka batin, serta relasi personal yang kompleks—sekaligus memperkuat posisinya sebagai aktris horor psikologis yang menjanjikan.
Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO) juga mempertemukan Saskia dengan Kim Geba atau yang dikenal publik Indonesia sebagai Bung Korea, yang berperan sebagai Dr. Park Min Jae. Interaksi keduanya menjadi salah satu penggerak utama narasi film dan memperlihatkan fleksibilitas Saskia dalam proyek kolaboratif lintas budaya.
Label the next ratu horor Indonesia tidak hadir secara instan.
Julukan tersebut dibangun dari proses panjang, konsistensi, serta kematangan akting yang terus berkembang. Saskia Chadwick menunjukkan bahwa ia tidak hanya mengikuti tren film horor, melainkan sedang membentuk identitasnya sendiri dalam genre tersebut.
Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO) dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2026, menandai babak baru perjalanan Saskia Chadwick sebagai salah satu wajah horor Indonesia masa depan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















