- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Jalankan Amanat Presiden, Bupati Pimpin Bersih Lingkungan Blitar Asri Bersama Masyarakat
- Ketua Umum PB. Formula Mendukung Keputusan Ketua MUI Bidang Fatwa, Jangan Beli Produk AS yang Tidak Halal
- Kabar Siltap Cair, Harapan dan Skeptisisme Menguat
- Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Bersyukur Masih Bisa Urus Pertanahan di Hari Libur
- Tidak Ada Perbedaan Layanan, PELATARAN Tetap Layani Masyarakat di Bulan Suci Ramadan
- Anis Byarwati Soroti Insentif Rp12,8 Triliun Jelang Ramadan: Stimulus Penting, Tapi Bukan Fondasi Ekonomi
- Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih
- Tokoh Koperasi dan Jurnalis Senior Irsyad Muchtar Wafat, Dunia Perkoperasian Berduka
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi

Keterangan Gambar : Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto Beky Kejantananku Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Blitat Drs.H Rijanto M.M dan Beky Herdiansyah telah genap berusia satu tahun, sejalan dengan dinamika dan progres mewujudkan vissi - misinya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar menggelar evaluasi kinerja bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja, Jumat (20/02/26).
Dikemukakan Bupati Blitar Drs.Rijanto bahwa, Pemerintah Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan refleksi 1 Tahun bentuk menjalankan amanah. Visi - misi, program kerja yang harus dikoreksi oleh segenap komponen masyarakat LSM, Media, termasuk tokoh masyarakat.
Dalam acara refleksi satu tahun pemerintahan Rijanto - Beky dihadiri oleh Forkopimda, seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM, dan insan Media, menampilkan capaian pembangunan di berbagai bidang selama 1 Tahun kepemimpinan Bupati Rijanto/Wakil Bupati Beky Herdihansah, Kabupaten sesuai dengan Visi dan Misi. Refleksi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat Kabupaten Blitar secara terbuka, transparan, dan terukur.
Baca Lainnya :
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Jalankan Amanat Presiden, Bupati Pimpin Bersih Lingkungan Blitar Asri Bersama Masyarakat
- Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
Dalam kesempatan itu Bupati dan Wakil Bupati Blitar kepada seluruh jajaran mengungkapkan acara ini adalah momentum memperkuat komitmen, integritas, dan kerjasama yang telah terbina dengan baik untuk bekerja bersama mewujudkan Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya.
Dalam paparannya, Beky menegaskan bahwa tahun pertama bersama Bupati Blitar Rijanto menjadi fase konsolidasi dan percepatan fondasi pembangunan.
Beky mengakui, pembenahan infrastruktur jalan menjadi prioritas sejak awal masa jabatan. Perbaikan dilakukan bertahap mengikuti kemampuan fiskal daerah, namun dampaknya mulai dirasakan masyarakat.

“Kami memulai dari titik-titik yang paling membutuhkan. Targetnya jelas, konektivitas antarwilayah harus membaik agar ekonomi bergerak,” tegasnya.
Meski demikian, Si Jambul biru sapaan akrab Wabup Beky, Dia tak menampik masih ada wilayah pinggiran yang memerlukan sentuhan pembangunan lanjutan. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menuntaskan perbaikan secara merata.
Tak berhenti pada infrastruktur fisik, Pemkab Blitar juga mendorong pembangunan berbasis manusia. Program 1 Desa 1 Sarjana terus dilanjutkan sebagai investasi jangka panjang.
Menurut Beky, langkah ini penting agar setiap desa memiliki generasi terdidik yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di wilayahnya.
Di saat yang sama, transformasi digital turut dipacu. Hingga kini, 351 titik akses internet telah dipasang di berbagai wilayah. Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, mempercepat pelayanan publik, hingga membuka peluang ekonomi digital.
“Desa tidak boleh tertinggal dalam era digital. Akses internet ini menjadi jembatan agar masyarakat bisa bersaing,” ujarnya.
Menariknya, refleksi satu tahun ini juga memunculkan perhatian pada sektor olahraga. Cabang bela diri Muay Thai menjadi salah satu fokus pembinaan. Pemkab berencana mendatangkan pelatih dari Thailand guna meningkatkan kualitas atlet lokal.
Langkah ini diharapkan mampu mengangkat nama Kabupaten Blitar di level nasional bahkan internasional.
Seluruh program tersebut masuk dalam kerangka pembangunan jangka menengah daerah hingga 2027. Targetnya, Kabupaten Blitar tumbuh sebagai daerah yang maju, merata, dan kompetitif.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya terasa di pusat kota. Semua kecamatan harus merasakan dampaknya,” tandas Beky.
Refleksi satu tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen. Tantangan masih ada, namun arah kebijakan telah digariskan: mempercepat pembangunan dari pinggiran, memperkuat SDM, dan memastikan transformasi digital berjalan beriringan. Kedepan Rijanto Beky akan lebih inten terjun lapangan mendengarkan aspirasi masyarakat, dua wilayah Blitar Utara dan Blitar Selatan berimbang pembangunan nya. ( adv/za/mp )














