- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
Sekda Asahan Beri Obat Pencegah Cacingan di UPTD SDN 010076 Pondok Bungur

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengunjungi UPTD SDN 010076 Pondok Bungur
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengunjungi UPTD SDN 010076 Pondok Bungur Kecamatan Rawang Panca Arga dalam rangka Pemberian Obat Pencegah Massal (POPM) Obat Pencegah Cacingan Pencegah Stuntting, Jum'at (15/09/2023). Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, mewakili Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan, mewakili Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan, Camat Rawang Panca Arga, Kepala Desa Pondok Bungur, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Desa Pondok Bungur dan tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Fahrizal Pohan menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah, membebaskan atau menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak usia pra sekolah dan anak usia sekolah melalui pemberian obat pencegah cacingan terintegrasi. Selanjutnya dapat mengoptimalkan penyerapan karbohidrat, protein, Vitamin A dan zat besi sehingga meningkatkan kwalitas hidup, status gizi dan tumbuh kembang anak serta dapat mencegah Stunting.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
Sebelum memberikan bimbingan dan arahannya Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan dan Ketua DWP Kabupaten Asahan memberikan obat pencegah cacingan kepada siswa-siswi UPTD SDN 010076 Pondok Bungur Kecamatan Rawang Panca Arga secara simbolis.
Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan pada pidatonya mengatakan, pemberian obat pencegah cacingan masal ini adalah program Kementrian Kesehatan dan Kabupaten Asahan telah dilakukan selama 4 ( empat ) tahun berturut - turut setiap bulan Februari dan bulan Agustus, untuk capaian setiap tahunnya adalah 98%.
"Artinya hampir seluruh anak - anak di Kabupaten Asahan sudah mendapatkan obat pencegah cacingan", ujarnya.
Lebih lanjut John mengatakan, tujuan pemberian obat pencegah cacingan ini untuk mencegah terjadinya stunting, gizi buruk dan kecerdasan menurun. Selain itu, untuk membiasakan hidup sehat dan bersih mulailah dari diri sendiri, diharapkan peran orang tua dan peran para guru pendidik disekolah sangat penting.
"Selain memberikan edukasi kepada anak - anak, kita juga harus bersama-sama untuk hidup dan bersih dengan cara tetap melaksanakan kegiatan cuci tangab pakai sabun dan air bersih di sekolah maupun dirumah sehingga tercipta generasi di sekplah maupun dirumah sehingga tercipta generasi yang berkwalitas", tandasnya. (DS)







.jpg)








