- Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
PWI Sebut Widya Layak Jadi Calon Komisioner KPUD Tangsel

Keterangan Gambar : Widya Victoria(kiri)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Widya Victoria, anggota tim humas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, layak menjadi calon anggota atau komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan periode 2023-2028.
Widya sudah lolos dari seleksi tertulis dan psikologi. Wartawati Akurat.co, milik anggota DPR RI Misbakhun itu, tinggal mengikuti 2 tes atau seleksi lagi. Yakni, tes kesehatan dan wawancara.
Dia akan menjalani tes kesehatan antara 10-16 April di RSUD Kencana, Kota Serang, Banten. Setelah itu, seleksi pamungkas berupa wawancara, 19 April.
Baca Lainnya :
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Ketua SMSI : Pimpinan Daerahl Hanya Sibuk Pencitraan Daripada Bangun Kota Blitar
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
Hasil seleksi tertulis dan psikologi baru diumumkan Sabtu (8/4/2023) di situs KPUD Banten. Nama Widya Victoria tertera di urutan ke-19 di antara 20 nama dari calon anggota komisioner KPUD Tangerang Selatan 2023-2028.
Lebih spesifik lagi, dari 20 nama itu, hanya 4 saja yang perempuan. Salah satunya Widya. 16 lainnya laki-laki. Widya menuturkan, dari 4 perempuan dan 16 lelaki itu, ada petahana dari KPUD Tangsel sebelumnya.
"Mereka berstatus pengganti antarwaktu (PAW) mungkin baru sekitar 2-3 tahun," kata perempuan penyuka olahraga ekstrem panjat tebing dan mendaki gunung itu.
Berapa yang akan terjaring dari 20 nama yang lolos dari seleksi tertulis dan psikologi tersebut? Menurut Widya, kemungkinan maksimal 7 dan minimal 5 yang lolos. Jumlah anggota memang mesti ganjil, untuk mengakomodir adanya voting.
Seleksi untuk anggota atau komisioner KPUD Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Cilegon dan Kabupaten Tangserang Selatan ini dilakukan melalui 4 tahap atau tes. Yakni, tes tulisan, psikologi, tes kesehatan, dan terakhir wawancara.
Widya sudah menjalani sekaligus melampaui dengan baik 2 tes awal, yakni tertulis dan psikologi. Masih ada 2 tes lagi yang wajib dilalui untuk memastikannya menjadi anggota/komisioner KPUD Tangsel 2023-2028.
Widya Victoria dipandang potensial untuk menjadi salah satu komisioner KPUD Tangsel 2023-2028. Dua sahabat sekaligus seniornya di PWI Pusat, Dar Edi Yoga dan Tb.Adhi, menilai Widya sangat berintegritas.
"Widya bukan hanya smart, dia juga tangguh, pekerja keras. Setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan pasti dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik," ungkap Tb.Adhi, Wakil Direktur Eksekutiv Masyarakat Pers dan Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Pusat itu.
Tb.Adhi yang juga Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Jaya itu menyebut Widya layak untuk menjadi komisioner KPUD Tangsel.
"Saya yakin Widya yang juga anggota PWI Jaya itu tidak mengecewakan," sebut Tb.Adhi.
Pandangan serupa juga disampaikan Dar Edi Yoga, Wakil Bendahara PWI Pusat. Dar yang sesama pendaki gunung itu mengakui Widya sebagai tipikal anak gunung yang memiliki semboyan Tabah Sampai Akhir.
Dar Edi Yoga pernah mendampingi Widya dalam pendakian di tiga puncak tertinggi dunia, Carstensz di Papua, Elbrus di Rusia dan Acouncagua di Argentina.
"Ditugaskan mendampingi para pendaki untuk membuat liputan dia lakoni hingga puncak gunung," cerita Dar Edi Yoga.
Dar Edi Yoga mengaku tidak menduga jika mendaki gunung akhirnya menjadi hobi dari perempuan berperawakan kecil dan kurus itu.
Reporter: Ach.Sholeh
















