- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi

Keterangan Gambar : Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, H Ateng Sutisna,
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, H. Ateng Sutisna, mendesak pemerintah untuk meninjau ulang rencana proyek pengelolaan panas bumi di wilayah kerja panas bumi (WKP) Telaga Rano, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
Desakan tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terkait dugaan afiliasi perusahaan pengelola proyek, PT Ormat Geothermal Indonesia, dengan pihak yang memiliki keterkaitan dengan Israel. Isu tersebut memicu perhatian luas dan menjadi perbincangan di berbagai ruang publik.
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi, Ateng menilai pemerintah perlu bersikap hati - hati serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.
Baca Lainnya :
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
"Pemerintah perlu meninjau ulang proyek geothermal di Telaga Rano untuk memastikan tidak ada kepentingan yang merugikan bangsa, sekaligus menjawab sensitivitas publik terhadap isu yang berkembang," ujar Ateng. dikutip dari akun instagram miliknya. Jumat, (06/03/2026)
Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, termasuk energi panas bumi, harus dilakukan secara transparan serta mengutamakan kepentingan nasional. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proyek strategis tersebut.
Proyek geothermal Telaga Rano sendiri merupakan bagian dari upaya pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia yang diharapkan mampu mendukung kebutuhan listrik nasional sekaligus memperkuat bauran energi bersih.
Namun, munculnya isu afiliasi perusahaan dengan Israel membuat sejumlah pihak meminta pemerintah melakukan kajian ulang secara komprehensif, baik dari sisi kerja sama internasional, aspek geopolitik, maupun kepentingan nasional.
Ateng berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman serta dapat disikapi secara objektif dan proporsional. ** (Agit)

















