- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
PKS Berharap Perbankan Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Serangan Siber

Keterangan Gambar : Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis
Megapolitanpos.com, Jakarta- Serangan siber terhadap lembaga Perbankan oleh para hacker tidak hanya terjadi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) tetapi juga pada lembaga perbankan lainnya. Kejahatan ini telah merugikan lembaga perbankan dan nasabah ratusan milyar setiap tahunnya.
Kebetulan saat ini terjadi pada BSI, yang terkena serangan terhadap layanan perbankan dari hari Senin (8/5/2023) hingga hari ini.
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati meminta Pemerintah dan Regulator secara serius melihat masalah ini, jangan sampai ini terjadi berulang-ulang terhadap lembaga perbankan kita.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Ateng Sutisna Luncurkan Website Resmi, Buka Kanal Aspirasi Warga Jabar IX
- DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan
“Pemerintah dan OJK perlu memperkuat sistim cyber security dan cyber protection yang sudah ada selama ini untuk mengantisipasi potensi risiko serangan siber di tengah tren digitalisasi jasa keuangan yang perkembangannya semakin cepat”, jelas Anis.
Terkait dengan serangan terhadap BSI, Anggota komisi XI DPR RI ini menutrurkan agar kita memberikan kepercayaan penuh kepada BSI untuk dapat segera menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya.
“Kita memberikan dukungan terhadap BSI untuk segera mencarikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapinya saat ini, perlindungan terhadap nasabah menjadi hal terpenting yang harus diprioritaskan”, ujarnya.
Pemerintah dan OJK harus terus terlibat dan memberikan dukungan terhadap BSI, agar sistim perbankan dan layanan BSI bisa segera pulih.
“Saya menghimbau Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan OJK memberikan dukungan dan bantuan secara penuh terhadap BSI”, ungkap Anis.
Legislator perempuan PKS ini berharap agar _risiko operasional yang muncul akibat adanya serangan IT ini_ dapat teratasi segera dan menjadi bahan evaluasi serius oleh pihak manajemen BSI kedepan, terutama dalam meningkatkan investasi pada sistim IT yang dimilikinya.
“Semoga situasi ini dapat menjadi pembelajaran dan evaluasi serius yang harus dilakukan oleh manajemen BSI agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini, mari kita doakan,” tutupnya.(ASl/Red/MP).

















