- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
PKS Berharap Perbankan Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Serangan Siber

Keterangan Gambar : Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis
Megapolitanpos.com, Jakarta- Serangan siber terhadap lembaga Perbankan oleh para hacker tidak hanya terjadi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) tetapi juga pada lembaga perbankan lainnya. Kejahatan ini telah merugikan lembaga perbankan dan nasabah ratusan milyar setiap tahunnya.
Kebetulan saat ini terjadi pada BSI, yang terkena serangan terhadap layanan perbankan dari hari Senin (8/5/2023) hingga hari ini.
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati meminta Pemerintah dan Regulator secara serius melihat masalah ini, jangan sampai ini terjadi berulang-ulang terhadap lembaga perbankan kita.
Baca Lainnya :
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
“Pemerintah dan OJK perlu memperkuat sistim cyber security dan cyber protection yang sudah ada selama ini untuk mengantisipasi potensi risiko serangan siber di tengah tren digitalisasi jasa keuangan yang perkembangannya semakin cepat”, jelas Anis.
Terkait dengan serangan terhadap BSI, Anggota komisi XI DPR RI ini menutrurkan agar kita memberikan kepercayaan penuh kepada BSI untuk dapat segera menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya.
“Kita memberikan dukungan terhadap BSI untuk segera mencarikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapinya saat ini, perlindungan terhadap nasabah menjadi hal terpenting yang harus diprioritaskan”, ujarnya.
Pemerintah dan OJK harus terus terlibat dan memberikan dukungan terhadap BSI, agar sistim perbankan dan layanan BSI bisa segera pulih.
“Saya menghimbau Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan OJK memberikan dukungan dan bantuan secara penuh terhadap BSI”, ungkap Anis.
Legislator perempuan PKS ini berharap agar _risiko operasional yang muncul akibat adanya serangan IT ini_ dapat teratasi segera dan menjadi bahan evaluasi serius oleh pihak manajemen BSI kedepan, terutama dalam meningkatkan investasi pada sistim IT yang dimilikinya.
“Semoga situasi ini dapat menjadi pembelajaran dan evaluasi serius yang harus dilakukan oleh manajemen BSI agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini, mari kita doakan,” tutupnya.(ASl/Red/MP).

.jpg)









.jpg)




