- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Perkuat Keamanan Siber, KemenKopUKM Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber CSIRT

Jakarta(.megapolitanPos.com)– Kementerian Koperasi dan UKM membentuk Tim Tanggap Insiden Siber bernama Computer Security Incident Response Team (CSIRT-KEMENKOPUKM) untuk memperkuat keamanan informasi siber dan mengantisipasi berbagai macam ancaman siber.
“Sebagai salah satu upaya dan antisipasi dari dampak perkembangan teknologi saat ini, keamanan informasi siber merupakan salah satu unsur utama dan fondasi dalam menjaga keamanan dan keterhubungan seluruh sistem digital”, kata Staff Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga KemenKopUKM Luhur Pradjarto saat melaunching CSIRT-KEMENKOPUKM di Jakarta, Selasa (16/8/2022).
Luhur menyampaikan saat ini KemenKopUKM memiliki lebih dari 40 sistem aplikasi yang berjalan dan akan terus bertambah. Sehingga pembentukan CSIRT-KEMENKOPUKM diharapkan mampu menjaga keamanan dan keberlangsungan sistem aplikasi tersebut dari berbagai bentuk ancaman siber.
Baca Lainnya :
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
“Semua jajaran di lingkup Kementerian Koperasi dan UKM harus peduli dan sadar terhadap keamanan siber, agar digitalisasi dalam mewujudkan good governance dan layanan publik agar dapat berhasil serta mampu memberikan kepuasan kepada para seluruh pemangku kepentingan,” kata Luhur.
Luhur juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atas dipercayanya KemenKopUKM sebagai salah satu instansi pilihan dalam pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber Tahun 2022.
“Saya berharap koordinasi aktif antara BSSN dan KemenKopUKM dapat terus terjalin untuk pendampingan dan penyelesaian insiden-insiden siber yang terjadi, sehingga ancaman siber dapat ditanggulangi dengan cepat dan tepat,” kata Luhur.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BSSN yang diwakili oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Mayjen TNI (Mar) Marcos menyampaikan apresiasi kepada KemenKopUKM atas dilaunchingnya CSIRT-KEMENKOPUKM sebagai CSIRT Organisasi.
“Saya berharap CSIRT-KEMENKOPUKM dapat berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terutama dalam penanggulangan dan pemulihan insiden siber, sehingga Indonesia dapat memiliki visibilitas yang menyeluruh terhadap aset siber untuk aksi respons dan pemulihan yang cepat,”kata Marcos.
Marcos juga berpendapat bahwa seluruh server dan sistem elektronik KemenKopUKM perlu perlindungan dari aktivitas berbahaya melalui upaya preventif dan represif, salah satunya dengan pembentukan CSIRT-KEMENKOPUKM.
Lebih lanjut, Kepala Biro Komunikasi dan Teknologi Informasi KemenKopUKM Budi Mustopo dalam laporannya juga menyampaikan CSIRT-KEMENKOPUKM akan bertugas menjaga dan mengantisipasi adanya insiden atau serangan siber di Kementerian Koperasi dan UKM, serta berkoordinasi dengan BSSN atau instansi lain.
“Rangkaian proses telah dilakukan dalam rangka membentuk CSIRT-KEMENKOPUKM, mulai dari konsultasi dan pendampingan dari tim BSSN, pemenuhan dokumen pendukung, sampai kegiatan launching pada hari ini,” kata Budi.
Anggota dari CSIRT-KEMENKOPUKM sendiri telah melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan KemenKopUKM sebagai penerima dan pengguna layanan TIK dengan mengoptimalkan SDM Pranata Komputer di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM.(ASl/Red/Mp).

















