- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Paska Kebakaran Gedung DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Mawas Diri Tak Mudah Diprovokasi

Keterangan Gambar : Supriyadi Ketua DPRD Kabupaten Blitar
MEGAPOLITAMPOS.COM, Blitar - Paska aksi rusuh pendemo beraksi membakar Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blitar di Kanigoro, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriyadi,mengaku prihatin atas tindakan brutal pendemo yang anarkis membakar gedung dewan.
Hal ini disampaikan Supriadi kepada awak media saat melihat dari dekat lokasi kantoe DPRD yang terbakar akibat amok massa bersama Kapolres Blitar Arif Fazlurrahman dengan Bupati Blitar Drs Rijanto MM pada Senin malam ( 01/09/25 ).
Melalui pesannya Supriadi sangat berharap kesadaran masyarakat Kabupaten Blitar untuk bisa memilah dan memilih cara yang tepat sebagai bentuk menyampaikan pendapat di muka umum, karena sesuai aturan demo menyampaikan aspirasi dilindungi undang - undang.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
"Semua itu ada mekanismenya, kalau demo yang kemarin itu namanya bukan demo, namun sudah mengarah ke tindakan brutal, bisa disebut makar karena merusak fasilitas umum milik negara," Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Supriyadi menyampaikan apresiasinya kepada Kapolres Blitar atas kesigapan dalam menangani situasi bahkan aparat juga telah berhasil mengamankan 143 terduga pelaku pembakaran di wilayah hukum polres Blitar Raya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres yang telah berkomitmen untuk mengungkap dan menindak tegas para pelaku perusakan. Kami berharap masyarakat turut membantu dengan memberikan informasi bila mengetahui ciri-ciri pelaku,” ungkapnya.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menegaskan bahwa aksi yang terjadi bukanlah bentuk demonstrasi, melainkan tindakan anarkis yang sengaja diciptakan untuk memicu kerusuhan. Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu melapor jika memiliki informasi.
“Kami mohon kerja sama warga. Jika mengetahui atau melihat pelaku, segera laporkan ke Polres Blitar agar bisa segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Bupati Blitar Rijanto juga mengapresiasi langkah cepat Kapolres sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama.
“Kami berterima kasih karena Kapolres turun langsung bertemu masyarakat. Mari kita saling menjaga lingkungan agar Kabupaten Blitar tetap aman, damai, dan kondusif,” jelas Rijanto.
Dengan kolaborasi aparat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan situasi pasca-perusakan Gedung DPRD Kabupaten Blitar dapat segera kembali normal, serta tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan.
Diharapkan paska kejadian pembakaran masyarakat menyadari, tidak gampang di provokasi oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab.
Kapolres Blitar juga menyerukan kepada lembaga masyarakat komponen dan individu masyarakat turut berperan aktif menjaga kondusifitas wilayah masing mulai dari tingkatan yang paling rendah, yakni keluarga. (adv/za/mp)














