- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Mas Edi, Raja Tanaman Hias: Koleksi Fantastis Hadir di Cipanas

Keterangan Gambar : Mas Edi & Susanti Sanjaya di Green House Esha Plant.
MEGAPOLITANPOS.COM, Cipanas,– Dunia tanaman hias di Indonesia punya satu nama yang tak asing lagi: Mas Edi. Sosok asal Kota Malang, Jawa Timur, ini dikenal luas sebagai pegiat sekaligus pelaku usaha tanaman hias kelas premium yang menembus pasar internasional.
Saat berkunjung ke Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, baru-baru ini, Mas Edi langsung menjadi pusat perhatian para pegiat tanaman hias. Di Green House Esha Plant, milik Susanty Sandjaya yang berkolaborasi dengan Asep Farhan, ia disambut hangat oleh komunitas pecinta tanaman dari Cipanas hingga Bogor.
Melalui interaksi ramah, bahkan via video call, Mas Edi memperkenalkan koleksi tanaman hias titipannya yang kini dirawat di Esha Plant. Koleksi tersebut mencakup Tanduk Rusa, Philodendron (Philow), hingga Kuping Gajah. Salah satunya bahkan pernah mencatat rekor harga fantastis, terjual hingga Rp60 juta.
Baca Lainnya :
- Mas Edi, Raja Tanaman Hias: Koleksi Fantastis Hadir di Cipanas
- Sekda Izul Marom: Bursa Kontes Tanaman Hias Sebagai Sarana Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Ajang Silaturahmi
- Wabup Rahmat Santoso: Sukses Gelaran Tanaman Hias Plat AG Punya Gawe, Angkat Kembali Greget Petani Kabupaten Blitar
Saat ini, sekitar 500 tanaman milik Mas Edi tertata rapi dan terawat di Green House Esha Plant. Tak hanya bernilai estetika, koleksi tersebut juga punya nilai investasi tinggi bagi para pecinta tanaman hias.
Perjalanan Mas Edi sendiri terbilang inspiratif. Dari awalnya seorang petani sayur, ia beralih menanam monstera, lalu fokus pada Tanduk Rusa yang kini jadi “primadona” bisnisnya. Puncaknya, omzet penjualan pernah menembus Rp1,3 miliar hanya dalam sebulan.
“Pembeli saya datang dari berbagai kota di Indonesia, bahkan sampai Malaysia, Brunei, Tiongkok, hingga Spanyol,” tutur Mas Edi, yang kini mengelola 12 green house di Kota Malang.
Bagi pecinta tanaman hias di Jawa Barat, khususnya Cipanas dan sekitarnya, Green House Esha Plant bisa menjadi destinasi baru untuk berburu koleksi eksklusif Mas Edi. Lokasinya pun mudah dijangkau melalui Google Maps.(Reporter: AchmadSholeh Alek).

















