- Polres Majalengka Musnahkan Sabu, Komitmen Perang Total Narkoba Ditegaskan Tanpa Kompromi
- Legislator Majalengka H. Iing Misbahuddin Raih Gelar Sarjana Hukum
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
KPU Provinsi DKI Jakarta Monitoring Data Coklit di Wilayah Kelurahan Paseban Jakarta Pusat

Keterangan Gambar : Acara Sosialisasi Coklit di KPU Provinsi DKI Jakarta
Megapolitanpos.com, Jakarta- Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta melakukan Monitoring Evaluasi(Monev) kebeberapa wilayah yang ada di Paseban Jakarta pusat. Pelaksanaan monev tersebut dalam rangka"Monitoring pelaksanaan pencocokan & penelitian (coklit) data pemilih Pemilu 2024 di kawasan padat penduduk & kawasan elit dalam wilayah Jakarta Pusat.
" Panitia Pendaftar Pemilih(Pantarlih) harus memastikan seluruh kepala keluarga dan anggota tercatat dalam data pemilih, dengan cara mencocokkan data yang ada bersama KK dan KTP calon pemilih," kata komisioner KPU Propinsi DKI Jakarta,Dahlan di kantor KPU Propinsi DKI , Jl Salemba Raya Jakarta Pusat Sabtu(18/02/2023).
Dalam acara tersebut hadir para komisioner KPU DKI dan Pimpinan Bawaslu..
Baca Lainnya :
- KPU Daerah Khusus Jakarta Sosialisasikan PKPU PAW 2025, Tekankan Kepatuhan Regulasi dan Akurasi Data Parpol
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- Ketua PWI DKI: Pokja Adalah Mitra Strategis Instansi Publik untuk Menjaga Transparansi Informasi
- KPU dan Akademisi Soroti Tantangan E-Counting, Kepercayaan Publik Jadi Faktor Penentu
- KPU Barito Utara Laksanakan Coktas, Verifikasi Pemilih Usia di Atas 100 Tahun di Desa Bintang Ninggi
Para petugas di wilayah sedang melakukan Coklit di 44 kecamatan, data di DKI Jakarta ada 267 kelurahan. Dahlan mengatakan Di DKI Jakarta total jumlah pemilih sebanyak 8335 pemilih terdiri dari perempuan dan laki- laki
" Data pemilih terbanyak di Jakarta Timur berjumlah 2.398.701 pemilih dan yang sedikit ada di pulau seribu sebanyak 2.986 pemilihnya, Kita sudah kelompokan dalam tiap TPS jumlah se DKI Jakarta rata rata 270 pemilih per TPS, tiap TPS satu Pantarlih," Katanya.
Ditambahkan untuk mencocokan data pemilih berdasarkan, data KTP atau KK, dan bagi para pengontrak atau pendatang bisa memilih ditempat manapun.
" Kita tidak melakukan Coklit bagi para pendatang atau pengontrak yang tinggal di Jakarta, mereka didata oleh wilayahnya masing masing,tapi mereka bisa memilih dimanapun asal ada menunjukkan kartu pemilih atau bukti indentitas KTP atau Kartu Keluarga (KK)." Katanya.
Sedangkan bagi para pelajar(SMU) yang pada saat pemilu 2024 baru berusia 17 tahun berhak memilih dengan menunjukan identitas diri seperti KTP atau KK .
" Bagi yang belum menerima e KTP fisik, apabila belum menerima blanko E KTP maka akan dicocokkan dengan data Kartu Keluarga asal pemilih, Kita sudah melakukan sosialisasi pada para pelajar terkait itu," katanya.
Sementara, Ketika meninjau wilayah RT. 12/RW 02 dan RT 01 RW 07 Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, nomor TPS 023, pihak KPUD Provinsi DKI Jakarta melakukan pengecekan coklit baik secara manual maupun melalui aplikasi. Setelah itu menempelkan stiker tempat TPS.
Untuk diketahui dari rekapitulasi hasil pemetaan TPS Provinsi DKI Jakarta, adalah sebagai Berikutnya :
1. Jakarta Pusat, pemilih (L dan P) 833.174, jumlah TPS 3.109.
2. Jakarta Utara, pemilih 1.355.841, jumlah TPS 4.849.
3. Jakarta Barat, pemilih 1.916.963, jumlah TPS 7.168.
4. Jakarta Selatan, pemilih 1.774.640, jumlah TPS 6.704.
5. Jakarta Timur, pemilih 2.398.701, jumlah TPS 8.773.
6. Kepulauan Seribu, pemilih 2.986, jumlah TPS 80.(ASl/Red/MP).

















