- Dipenghujung Ramadhan 1447 H, Pemkab Barut Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat, Dalam Nuansa Ramah Tamah Dan Buka Puasa Bersama
- Ribuan Warga Terima Bantuan, Pemkab Barito Utara Salurkan Kartu Huma Betang
- Musrenbang RKPD 2027 di Palangka Raya, Shalahuddin Gaspol Perjuangkan Program Prioritas Barito Utara
- BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
- Wujud Solidaritas, Ratusan Paket Lebaran Dibagikan untuk Wartawan dan Masyarakat Prasejahtera
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
Kementan Perkuat SDM Pertanian Lewat Pembinaan P4S di Tasikmalaya
.jpg)
Keterangan Gambar : Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya
MEGAPOLITANPOS.COM, Lembang– Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya, yakni P4S Assalam dan P4S Enoi Hikari Ikamaja, Jumat (5/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat peran P4S sebagai mitra strategis Kementan dalam pembangunan sumber daya manusia pertanian, mendorong penerapan teknologi dan inovasi, serta menciptakan sistem pelatihan dan permagangan yang efektif.
Sejak berdiri tahun 2019, kedua P4S tersebut telah menjadi pusat pembelajaran berbasis masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Baca Lainnya :
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
P4S Assalam, dipimpin Pandu Rahayu, fokus pada usaha peternakan domba doppler dan kambing perah dengan omzet mencapai Rp300 juta per tahun. Lembaga ini aktif bermitra dengan Polbangtan, Unpad, Unper, Unsoed, SMK Peternakan, hingga kelompok tani untuk program magang dan pengembangan peternakan.
Sementara P4S Enoi Hikari Ikamaja yang digagas Dadan Ridwan, alumni magang Jepang Kementan, bergerak di bidang pelatihan budidaya tanaman, peternakan, perikanan, hingga pengolahan hasil pertanian. Dengan dukungan program YESS PPIU Jawa Barat dan jejaring SMK pertanian, lembaga ini aktif menyebarkan inovasi teknologi ke masyarakat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa P4S terbukti menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di akar rumput.
“P4S adalah bukti nyata pelatihan berbasis masyarakat yang mampu melahirkan petani muda terampil, mandiri, dan berdampak positif bagi lingkungannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti, yang menilai peran P4S vital dalam regenerasi petani.
“P4S bukan hanya mencetak petani, tapi juga wirausaha muda pertanian yang siap bersaing,” jelasnya.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Tedy Dirhamsyah menambahkan, ke depan P4S harus menjadi wadah permagangan, pusat penyebaran inovasi, sekaligus pencetak petani milenial yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.
Ia juga menekankan bahwa program utama Kementan 2026 akan fokus pada hilirisasi perkebunan, khususnya bawang putih dan cabai. Untuk itu, UPT pelatihan didorong memperbanyak skema pelatihan berbasis kerja sama, memperluas jejaring, serta meningkatkan kompetensi SDM pelatihan.
Kunjungan Kapuslatan ke P4S di Tasikmalaya ini menjadi momentum penting untuk mempertegas peran P4S dalam mendukung pembangunan SDM pertanian Indonesia. Dengan semangat kolaborasi, kedua P4S diharapkan dapat menjadi model pelatihan berbasis masyarakat yang mampu mencetak petani milenial unggul, menuju pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















