Kementan Perkuat SDM Pertanian Lewat Pembinaan P4S di Tasikmalaya

By Achmad Sholeh(Alek) 08 Sep 2025, 18:30:43 WIB Nasional
Kementan Perkuat SDM Pertanian Lewat Pembinaan P4S di Tasikmalaya

Keterangan Gambar : Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya


MEGAPOLITANPOS.COM, Lembang– Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya, yakni P4S Assalam dan P4S Enoi Hikari Ikamaja, Jumat (5/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat peran P4S sebagai mitra strategis Kementan dalam pembangunan sumber daya manusia pertanian, mendorong penerapan teknologi dan inovasi, serta menciptakan sistem pelatihan dan permagangan yang efektif.

Sejak berdiri tahun 2019, kedua P4S tersebut telah menjadi pusat pembelajaran berbasis masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

Baca Lainnya :

P4S Assalam, dipimpin Pandu Rahayu, fokus pada usaha peternakan domba doppler dan kambing perah dengan omzet mencapai Rp300 juta per tahun. Lembaga ini aktif bermitra dengan Polbangtan, Unpad, Unper, Unsoed, SMK Peternakan, hingga kelompok tani untuk program magang dan pengembangan peternakan.

Sementara P4S Enoi Hikari Ikamaja yang digagas Dadan Ridwan, alumni magang Jepang Kementan, bergerak di bidang pelatihan budidaya tanaman, peternakan, perikanan, hingga pengolahan hasil pertanian. Dengan dukungan program YESS PPIU Jawa Barat dan jejaring SMK pertanian, lembaga ini aktif menyebarkan inovasi teknologi ke masyarakat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa P4S terbukti menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di akar rumput.

 “P4S adalah bukti nyata pelatihan berbasis masyarakat yang mampu melahirkan petani muda terampil, mandiri, dan berdampak positif bagi lingkungannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti, yang menilai peran P4S vital dalam regenerasi petani.

 “P4S bukan hanya mencetak petani, tapi juga wirausaha muda pertanian yang siap bersaing,” jelasnya.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Tedy Dirhamsyah menambahkan, ke depan P4S harus menjadi wadah permagangan, pusat penyebaran inovasi, sekaligus pencetak petani milenial yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Ia juga menekankan bahwa program utama Kementan 2026 akan fokus pada hilirisasi perkebunan, khususnya bawang putih dan cabai. Untuk itu, UPT pelatihan didorong memperbanyak skema pelatihan berbasis kerja sama, memperluas jejaring, serta meningkatkan kompetensi SDM pelatihan.

Kunjungan Kapuslatan ke P4S di Tasikmalaya ini menjadi momentum penting untuk mempertegas peran P4S dalam mendukung pembangunan SDM pertanian Indonesia. Dengan semangat kolaborasi, kedua P4S diharapkan dapat menjadi model pelatihan berbasis masyarakat yang mampu mencetak petani milenial unggul, menuju pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026