- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional

Keterangan Gambar : Kapolri Jendral Polisi, Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Milad PUI ke-108 di Ponpes Asromo Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kapolri Jendral Polisi, Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa dinamika geopolitik dunia saat ini menunjukkan peningkatan eskalasi konflik yang semakin kompleks, mulai dari perang dagang hingga konflik bersenjata antarnegara.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam di Pondok Pesantren Asromo, Desa Pasirayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, berbagai ketegangan internasional seperti kebijakan Amerika Serikat terhadap Venezuela dan Iran, serta konflik di Gaza, Palestina, menjadi gambaran perubahan tatanan global yang tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada aspek ekonomi dan informasi.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
- Ketua DPRD Majalengka Dorong Perda Miras, Warga Diminta Aktif Melapor
- Kapolres Majalengka Bongkar Modus COD Miras, Warga Diminta Melapor
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
Mengacu pada laporan risiko global (Global Risk Report), dalam dua tahun ke depan dunia diperkirakan menghadapi ancaman serius seperti konfrontasi geoekonomi, misinformasi dan disinformasi akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), serta meningkatnya polarisasi sosial dan politik.
"Perkembangan teknologi harus diantisipasi dengan penguatan literasi digital agar tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan fitnah dan hoaks," ujarnya.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Indonesia ditegaskan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sebagai negara non-blok, Indonesia tidak berpihak pada kekuatan besar mana pun, namun tetap aktif mendorong perdamaian dunia melalui penguatan diplomasi dan ketahanan ekonomi nasional.
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugas di bawah kepemimpinan Presiden RI, serta menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir melayani masyarakat. ** (Agit)


.jpg)












