- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
Diaspora Kembangkan Bisnis di Amsterdam, BNI Siap Dukung

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk secara resmi telah mendirikan kantor perwakilan di Amsterdam, Belanda.
Melalui kantor perwakilan ini, BNI berkomitmen proaktif mencarikan solusi keuangan bagi diaspora Indonesia yang ingin mengembangkan bisnisnya.
Dalam keterangannya, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan BNI Amsterdam saat ini berstatus kantor perwakilan dan dapat melayani diaspora yang membutuhkan informasi sekaligus edukasi terkait layanan perbankan.
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Dia menegaskan bahwa pihaknya melihat potensi bisnis diaspora di Belanda yang cukup besar. Terlebih, masyarakat Belanda sudah sangat familiar dengan berbagai produk dan budaya Indonesia, terutama makanan Indonesia.
"Kami berkomitmen menjadi partner bagi diaspora dan perusahaan Indonesia di Belanda untuk mencari solusi atas layanan perbankan mereka, nanti setelah tahu apa yang dibutuhkan, BNI yang akan mengeksekusi solusi perbankannya," ungkapnya.
Menurut Okki terdapat beberapa hal yang menjadikan Belanda tempat yang tepat bagi BNI.
Pertama, perusahaan lokal yang memiliki bisnis dengan Indonesia, baik langsung maupun tidak langsung. Potensi bisnis ini cukup besar mengingat Belanda sebagai pintu masuk produk Indonesia di Eropa.
"Mereka punya pelabuhan terbesar di Eropa tepatnya di Pelabuhan Rotterdam. Kalau barang sudah masuk Rotterdam, itu artinya sudah certified dan bisa dikirim ke negara manapun di Eropa," ucapnya.
Kedua, BNI melihat potensi bisnis diaspora di Indonesia. Menurut data Kedutaan Besar RI, diaspora Indonesia mencapai 10% dari populasi di Belanda. Sehingga, sesuatu yang berasal dari Indonesia sangat diterima oleh masyarakat Belanda.
"Masyarakat Belanda sangat terbiasa dengan makanan kita, sehingga segmen ini perlu kita dukung," katanya.
Peluang lain ialah diaspora cukup sulit mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan Belanda. Sehingga, kehadiran BNI akan menjadi solusi bagi diaspora untuk mendapatkan pendanaan.
"Inilah fungsi dari BNI yang telah diamanatkan pemerintah, kita harus berpihak pada diaspora," katanya.
Hal yang tak kalah penting ialah segmen ritel. Dengan banyaknya diaspora di Belanda menjadikan negeri kincir angin tersebut menjadi potensi yang besar.
"Lebih dari 16 ribu diaspora saat ini, dan belum semua menjadi nasabah BNI. Itu yang mau kita dorong,” pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)

















