Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine

By Achmad Sholeh(Alek) 26 Jan 2026, 15:46:42 WIB Bisnis
Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine

Keterangan Gambar : struktur monetisasi Fuomo yang diklaim sederhana, transparan, dan mudah dipahami kreator.


MEGAPOLITANPOS.COM, Depok— Fuomo membuka tahun 2026 dengan langkah strategis untuk mempertegas posisinya sebagai creator tools, bukan sekadar platform digital. Setelah fase beta launch pada 2025 yang berfokus pada validasi kebutuhan kreator, Fuomo kini memperkuat fondasi bisnisnya melalui kolaborasi lintas benua.

Keseriusan ini ditandai dengan bergabungnya Kevin Lee dari Korea Selatan sebagai Chief Financial Officer (CFO) dan Cornelius dari Eropa sebagai Chief Technology Officer (CTO). 

Kolaborasi internasional ini menjadi sinyal bahwa Fuomo menargetkan standar global dalam pengembangan tools monetisasi kreator, namun tetap relevan dengan kebutuhan kreator Indonesia.

Baca Lainnya :



Fuomo Fokus Bantu Kreator Dapat Pendapatan Lebih Adil

Sejak awal, arah Fuomo tidak berubah, yakni membantu kreator memperoleh pendapatan yang lebih adil, jelas, dan berkelanjutan dari karya mereka sendiri.

Marcell Tee, Chief Executive Officer Fuomo, menegaskan bahwa persoalan utama kreator bukan terletak pada kreativitas atau jumlah audiens, melainkan pada sistem monetisasi yang sering kali tidak transparan.

“Kami ingin kreator punya kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami dengan jelas bagaimana mereka dibayar. Fuomo dibangun sebagai tools yang memberi kepastian, bukan ketergantungan,” ujar Marcell.

Filosofi “Tools, Not Platform” Jadi Pembeda Fuomo

Di tengah maraknya platform digital, Fuomo mengambil pendekatan berbeda dengan filosofi “tools, not platform.” Artinya, Fuomo hadir sebagai alat bantu agar kreator bisa mengelola karya, komunitas, hingga pendapatan secara mandiri.

Nama Fuomo sendiri merangkum lima nilai utama: Fans, Unlimited, Opportunity, Monetization, dan Outreach. Nilai ini menjadi landasan dalam merancang tools yang memberi kebebasan berekspresi, membuka peluang monetisasi, dan memperluas jangkauan kreator tanpa mengorbankan kepemilikan karya.


Kevin Lee: Ekosistem Sehat Dimulai dari Kreator yang Berkelanjutan

Masuknya Kevin Lee sebagai CFO memperkuat sisi strategi bisnis dan keberlanjutan ekosistem kreator.

“Model bisnis yang sehat selalu dimulai dari keberlanjutan kreatornya. Jika kreator memiliki alat yang tepat untuk tumbuh, maka ekosistem bisnisnya akan ikut berkembang,” jelas Kevin Lee.

Prinsip tersebut tercermin dalam struktur monetisasi Fuomo yang diklaim sederhana, transparan, dan mudah dipahami kreator.

Cornelius Siapkan Fuomo Jadi Tools Monetisasi Berbasis Cloud dan AI

Dari sisi teknologi, Cornelius memastikan Fuomo dibangun sebagai creator tools berbasis cloud yang scalable, stabil, dan aman. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung kreator dari berbagai level, mulai dari pemula hingga kreator dengan basis pendukung besar.

Fuomo juga menyiapkan pengembangan fitur baru, termasuk analytics engine berbasis AI.

“Ke depannya, kami akan merilis fitur-fitur creator tools baru secara bertahap, termasuk analytics engine berbasis AI. Fitur ini memungkinkan kreator memahami performa penjualan, perilaku supporter, serta mengoptimalkan strategi monetisasi secara lebih presisi,” kata Cornelius.

Skema Monetisasi Fuomo: 10% Konten Digital dan 3% Dukungan Fans

Dalam praktiknya, Fuomo menawarkan skema monetisasi yang berpihak pada kreator dengan struktur komisi yang jelas:

Komisi 10% untuk penjualan konten digital

Komisi 3% untuk dukungan langsung dari penggemar

Kreator dapat menjual konten eksklusif seperti foto, ilustrasi, dan voice note. Fuomo juga tengah mempersiapkan dua kategori baru yaitu video dan teks.

Seluruh fitur ini terintegrasi dengan sistem analitik audiens untuk membantu kreator memahami komunitas mereka dan mengambil keputusan yang lebih tepat dalam berkarya maupun berbisnis.

Fuomo Dorong Kreator Lokal Jadi Pelaku Bisnis Kreatif

Triyanto, Chief Marketing Officer Fuomo, menilai banyak kreator lokal sebenarnya sudah memiliki konsistensi, namun belum memosisikan diri sebagai pelaku bisnis kreatif.

“Fuomo hadir untuk mengubah cara pandang itu. Monetisasi tidak harus menunggu viral. Dengan tools yang tepat, langkah kecil pun bisa menghasilkan pendapatan nyata,” ujarnya.

Fuomo Tegaskan Perlindungan Hak Cipta Kreator

Dari sisi perlindungan, Fuomo juga menegaskan komitmen pada hak kreator.

Oscar Bambang, Chief Legal Officer Fuomo, menekankan bahwa hak cipta sepenuhnya milik kreator.

“Hak cipta sepenuhnya milik kreator dan itu tidak bisa dinegosiasikan. Peran kami adalah memastikan seluruh proses berjalan aman, jelas, dan akuntabel agar kreator bisa fokus berkarya,” tegas Oscar.

Masuk Fase Baru, Fuomo Ajak Kreator Bangun Ekosistem Sendiri

Dengan kolaborasi Indonesia–Korea–Eropa, Fuomo memasuki fase baru sebagai creator tools yang dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi kreator secara nyata. 

Fuomo tidak hanya ingin membantu kreator dikenal, tetapi juga memberi alat agar kreator mampu tumbuh, mengelola, dan memperoleh pendapatan berkelanjutan dari kreativitasnya.

Fuomo mengajak para kreator dan pendukungnya untuk mulai membangun ekosistem kreatif versi mereka sendiri melalui layanan yang tersedia di situs resminya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine

    🕔15:46:42, 26 Jan 2026
  • AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah

    🕔22:57:09, 25 Jan 2026
  • Bau Asap Knalpot Masuk Kabin Mobil? Ini Penyebab dan Solusinya

    🕔13:49:00, 19 Jan 2026
  • Cari Bengkel AC Mobil Terdekat? Wijaya Mobil Jadi Spesialis AC Mobil Eropa hingga Alat Berat

    🕔16:15:35, 19 Jan 2026
  • Bengkel Wijaya AC Mobil Cileungsi Hadirkan Layanan Transparan dan Bergaransi untuk Pengendara

    🕔21:47:20, 11 Jan 2026