- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik

Keterangan Gambar : kolaborasi antara SanDisk dan kreator konten King Aloy
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kolaborasi antara brand dan kreator konten kini tak selalu berawal dari kontrak endorse instan. Dalam beberapa kasus, kerja sama justru tumbuh secara organik dari momen pop culture yang viral. Fenomena ini terjadi pada kolaborasi antara SanDisk dan kreator konten King Aloy.
SanDisk, perusahaan teknologi global penyedia solusi penyimpanan berbasis flash memory, resmi menggandeng King Aloy sebagai Wajah Campaign TechShift SanDisk.
Menariknya, kolaborasi ini bermula dari candaan ringan dalam sebuah podcast yang kemudian berkembang menjadi campaign berskala nasional.
Baca Lainnya :
Momen tersebut terjadi dalam podcast Kejar Setoran bersama host Praz Teguh di kanal YouTube Tuah Kreasi. Saat itu, King Aloy menceritakan pengalamannya yang harus mengganti ponsel karena kapasitas penyimpanan yang kecil.
“Gue ganti Hp biar penyimpanannya lebih gede aja. Soalnya gue ngonten bikin foto, video, jadi ribet,” ujar Aloy.
Menanggapi hal itu, Praz memperkenalkan produk SanDisk Phone Drive sebagai solusi praktis untuk memindahkan data dari ponsel Android maupun iOS.
Candaan semakin viral ketika Praz meminta Aloy mengenakan SanDisk Phone Drive sebagai kalung sepanjang podcast berlangsung.“Pakai kalung SanDisk biar dapet project,” ucap Praz.
Aloy pun mengikuti candaan tersebut dan memberi “kode” langsung kepada SanDisk.
“Yang penting flashdisk-nya SanDisk,” katanya.
Momen spontan itu meledak di media sosial dan memicu respons besar dari netizen. King Aloy sendiri dikenal sebagai kreator yang dekat dengan kultur internet dan sering viral lewat konten humor, mulai dari racikan Indomie unik hingga gaya khasnya dalam menjual buah-buahan.
SanDisk melihat engagement yang tumbuh tanpa promosi berbayar sebagai kekuatan besar. Podcast tersebut tercatat telah ditonton 2,9 juta kali dalam dua minggu, sementara berbagai konten UGC dan akun repost menembus hampir 40 juta views.
Efek viral ini turut meningkatkan kesadaran merek SanDisk. Netizen ramai mencari tahu produk yang digunakan King Aloy, aktif bertanya di kolom komentar, hingga ikut berpartisipasi dalam template CapCut resmi yang dirilis dalam campaign TechShift.
Kolaborasi King Aloy dan SanDisk menjadi bukti bahwa budaya internet kini dapat menjadi fondasi strategi brand yang kuat. Influencer tidak lagi sekadar media promosi, tetapi juga penggerak tren yang membangun campaign secara autentik dan berbasis komunitas.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















