- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikuti Bimtek Akselerasi Ekspor Produk Pertanian

Keterangan Gambar : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Oktoni Eryanto MMA mengikuti Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek)
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Oktoni Eryanto MMA mengikuti Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Akselerasi Ekspor Produk Pertanian dan Produk Lainnya di Aula Dekranasda Kabupaten Asahan, Kamis (12/10/2023). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Anggota DPR RI Drs. Djarot Saiful Hidayat, MS dari Fraksi PDI Perjuangan.
Pada pidatonya Asisten Perekonomian dan Pembangunan membacakan pidato tertulis Bupati Asahan yang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung program akselerasi ini agar terus berjalan dan meningkat. Tujuan kegiatan gratieks ini adalah peningkatan nilau ekspor komoditas pertanian melalui upaya penguatan aktivitas produksi on farm maupun pasca produksi off farm yang mendorong para pengusaha dan pelaku usaha bidang pertanian untuk terus melipatgandakan produksi dan pengembangannya yang berorientasi kepada peningkatan nilai ekspor untuk peningkatan daya dorong perekonomian daerah dan nasional.
"Untuk mencapai hasil yang diharapkan, perlu adanya kesamaan tekad dan aksi antar pemangku kepentingan pembangunan pertanian dari hulu hingga hilir sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing dan didukung oleh balai karantina pertanian yang memiliki peran dalam memperlancar proses ekspor, khususnya dalam pemeriksaan produk dan penerbitan sertifikat kesehatan.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Upaya peningkatan hasil produksi sektor pertanian harus lebih ditingkatkan, dari penjualan bahan mentah menjadi penjualan produk-produk olahan yang memiliki kualitas dan daya saing, bekerjasama dengan pelaku umkm dan kelompok masyarakat dalam pemasaran hasil sehingga menciptakan iklim kemandirian ekonomi yang kondusif dan kemudahan investasi bagi pengembangan usaha dalam menciptakan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat", ungkapnya.
Oktoni juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pertanian, Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri, Dinas Peternakan dan OPD terkait lainnya diharapkan terus berupaya dalam peningkatan produksi dengan tujuan ekspor, kita kembangkan sektor-sektor lain yang memiliki potensi ekspor dengan melakukan peningkatan kualitas produk yang memiliki daya saing, kita permudah jalur masuknya investasi dengan memberikan pelayanan yang baik bagi para pelaku usaha UMKM dan eksportir agar tujuan ini bisa tercapai demi kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Asahan.
"Saya sangat berharap dengan adanya sosialisasi ini mampu menumbuhkan gairah bagi para pelaku usaha baik umkm maupun kelembagaan ekonomi lainnya, para eksportir, dan calon-calon eksportir ke depan untuk bersama menggali potensi komoditi dan produk yang memiliki nilai ekspor yang ada di asahan, masih banyak yang bisa kita kembangkan, masih banyak yang bisa kita berdayakan dalam tujuan peningkatan komoditi ekspor di Asahan," katanya.
Sementara Djarot berpesan, agar masyarakat Kabupaten Asahan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam yang dimiliki, agar dapat meningkatkan perekonomian.
"Semangat dalam mengelola Sumber Daya Alam yang ada untuk meningkatkan perekonomian kita", ungkapnya. (DS)

















