- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
Wukuf di Arafah Jadi Simbol Harapan Perdamaian Dunia Saat Haji 2026 Berlangsung

Keterangan Gambar : Jemaah haji Muslim melakukan tawaf di Masjidil Haram selama ibadah haji tahunan di Makkah , Arab Saudi. [Foto:Altaf Qadri/AP]
MEGAPOLITANPOS.COM, Makkah,— Lebih dari 1,5 juta jemaah haji dari berbagai penjuru dunia telah tiba di Arab Saudi untuk memulai rangkaian ibadah haji tahunan. Momentum spiritual yang menjadi salah satu rukun Islam tersebut berlangsung di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang masih dinamis, menyusul gencatan senjata rapuh dalam konflik Iran dan krisis energi global.
Komandan Pasukan Paspor Haji Arab Saudi, Saleh bin Saad al-Murabba, mengonfirmasi bahwa hingga Senin, 25 Mei 2026, lebih dari 1,5 juta jemaah dari luar negeri telah memasuki wilayah kerajaan Arab Saudi. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.
Bagi jutaan umat Muslim, kesempatan menginjakkan kaki di tanah suci merupakan impian spiritual seumur hidup. Seorang jemaah asal Mesir, Samya Abdul Moneim, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena dapat menunaikan ibadah haji.
Baca Lainnya :
“Saya merasa sangat terberkati dan bahagia. Ini adalah perasaan yang sungguh tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Alhamdulillah, saya berada dalam keberkahan,” ujarnya.
Sebelum menuju Mina, para jemaah melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram di bawah cuaca panas yang ekstrem. Banyak jemaah menggunakan payung dan kipas portabel untuk melindungi diri dari terik matahari.
Di sejumlah titik, para sukarelawan tampak membagikan air minum serta menyemprotkan air guna membantu para jemaah menghadapi suhu tinggi yang melanda kawasan suci.
Transformasi Spiritual dan Ketahanan Fisik
Ibadah haji dikenal sebagai perjalanan yang tidak hanya menuntut kesiapan spiritual, tetapi juga kekuatan fisik. Ribuan langkah, kepadatan manusia, hingga suhu panas menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah.
Seorang pakar ilmu politik asal Amerika Serikat yang juga menjadi jemaah haji, Youssef Chouhoud, menyebut pengalaman hajinya sebagai sebuah “hard reset” atau pengaturan ulang total dalam hidupnya.
“Ibadah haji ini pada hakikatnya adalah proses pengaturan ulang total bagi saya. Ini mungkin menjadi hal tersulit yang pernah dilakukan banyak orang sepanjang hidup mereka, tetapi sangat bermakna,” katanya.
Menurut Chouhoud, semangat solidaritas antarsesama jemaah menjadi salah satu pengalaman paling menginspirasi selama menjalani prosesi ibadah haji.
Refleksi di Tengah Ketidakpastian Global
Pelaksanaan haji tahun ini juga berlangsung di tengah momentum diplomasi internasional yang penting. Amerika Serikat, Iran, dan sejumlah sekutu regional dikabarkan tengah membahas nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Diplomasi tersebut diharapkan dapat membuka kembali Selat Hormuz sekaligus membantu meredakan krisis energi global yang dipicu ketegangan militer dan gangguan jalur distribusi energi dunia.
Meski dunia masih diliputi ketidakpastian geopolitik, jutaan jemaah tetap fokus menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Pada Selasa, 26 Mei 2026, seluruh jemaah dijadwalkan melaksanakan wukuf di Padang Arafah, yang menjadi puncak spiritual ibadah haji. Dalam momen tersebut, jutaan umat Muslim berkumpul untuk berdoa, memohon ampunan, serta mendoakan keselamatan keluarga dan perdamaian dunia.(AS/MP).
















