- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Gerakan Masjid Indonesia Berdaya Resmi Dideklarasikan: Saatnya Masjid Bangkitkan Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB)
MEGAPOLITANPOS.COM: Tangsel-Gerakan nasional dalam rangka memperkuat peran masjid melalui pemberdayaan umat resmi dideklarasikan hari ini di Swiss-BelHotel, Tangerang Selatan. Gerakan bertajuk Masjid Indonesia Berdaya ini diinisiasi oleh Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB) dan dihadiri oleh perwakilan pengurus 200 masjid dari seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Sumatera, Bali, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Gerakan ini mendapat dukungan kolaboratif dari berbagai pihak strategis seperti Kitabisa, ParagonCorp, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra kolaborator. Acara ini menjadi momentum besar bagi para pemakmur masjid untuk saling mengenal, bersinergi, dan membangun kekuatan ekonomi keumatan yang berawal dari masjid.
Agenda kegiatan meliputi silaturahim antar pengurus masjid, membuka pola pikir, meningkatkan literasi manajemen masjid, dan mendengarkan nasehat dari para ulama, serta deklarasi Gerakan Masjid Indonesia Berdaya. Para ulama yang hadir dan memberikan nasehat dalam acara ini antara lain Ustadz Abdi Kurnia Johan, Ustadz Luqmanul Hakim, dan Habib Muhammad bin Anies Shahab. Kehadiran mereka menambah semangat para peserta untuk meneguhkan kembali peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Lainnya :
Ketua Panitia GMIB sekaligus Ketua Umum Yayasan Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Prastowo M. Wibowo, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari semangat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat yang utuh. “Kami ingin masjid tidak hanya hidup di waktu- waktu shalat, tetapi juga menjadi pusat kehidupan sosial dan ekonomi. Dari masjid, umat saling mengenal, saling menguatkan, dan saling menumbuhkan. Tidak ada egosentris antar pengurus masjid, yang ada hanyalah sinergi untuk kemaslahatan umat,” ujar Prastowo.
Sementara itu, perwakilan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), DR. KH. Yusuf Sidik, Lc., MΑ, menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan komunitas masjid. “BSI berkomitmen mendukung gerakan yang menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Kami percaya, masjid memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi keumatan, dan BSI siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkannya,” ujarnya.
Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB) merupakan program yang berfokus pada penguatan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat melalui aspek sosial, spiritual, dan ekonomi. Gerakan ini bertujuan membangun jejaring antar pengurus masjid di seluruh Indonesia agar dapat saling bersinergi, menguatkan kapasitas, dan menciptakan ekosistem ekonomi umat yang berkelanjutan, dan semuanya berawal dari masjid.
















