Terus Dukung Swasembada Pangan, Kementan Sertifikasi Penyuluh dan Mahasiswa Politeknik Enjinering

By Achmad Sholeh(Alek) 08 Jul 2025, 14:13:07 WIB Nasional
Terus Dukung Swasembada Pangan, Kementan Sertifikasi Penyuluh dan Mahasiswa Politeknik Enjinering

Keterangan Gambar : penyuluh pertanian mengikuti sertifikasi kompetensi untuk mendukung program swasembada pangan.


MEGAPOLITANPOS.COM, Bengkulu– Sebanyak 98 penyuluh pertanian mengikuti sertifikasi kompetensi untuk mendukung program swasembada pangan.

Sertifikasi kali ini berbeda dari sebelumnya karena menggunakan skema baru sesuai SKKNI No. 162 Tahun 2021. Skema disusun berdasarkan jenjang jabatan penyuluh, seperti PP Ahli Madya, Ahli Muda, Ahli Pertama, PP Terampil, dan PP Mahir.

Kegiatan melibatkan lima asesor dan digelar dalam dua gelombang pada 2–6 Juli 2025 di Hotel Omnea, Bengkulu.

Baca Lainnya :

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus swasembada pangan tanpa impor, sebuah tantangan besar bagi Kementan karena menyangkut sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memperkuat pernyataan tersebut. Ia menyebut penyuluh sebagai pahlawan pangan dan garda terdepan dalam mencapai swasembada.



Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti menekankan peran penting SDM penyuluhan.

Penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan. "Perannya sangat signifikan untuk pertanian berkelanjutan,” ujar Santi.

Sertifikasi dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian sekaligus Ketua LSP Pertanian Kementan, Inneke Kusumawaty, pada Kamis (3/7/2025).

Inneke menegaskan pentingnya standarisasi kompetensi penyuluh.

“Sertifikasi diperlukan karena penyuluh adalah penggerak utama dalam pengembangan sektor pertanian,” ujarnya.



Sertifikasi ini juga berdampak langsung pada peningkatan kapasitas penyuluh dalam memotivasi petani dan mendorong produktivitas pertanian.

Karena itu, Kementan terus mendorong peningkatan kompetensi penyuluh melalui sertifikasi sebagai bentuk pengakuan resmi.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan), Polbangtan Bogor, dan Dinas TPHP Kota Bengkulu. Di kesempatan yang sama, juga dilakukan sertifikasi mahasiswa PEPI untuk skema Teknisi Perawatan Alsintan dan Pembudidaya Tanaman Hidroponik.(Reporter: Achmad Sholeh Alek) 




  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026