- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Satu Abad NU : Bukan Hanya Menantu Gus Dur, Gus Dhohir Farisi, PSI Jakarta juga kedatangan Putra Kyai NU, Gus Emka Farah Mumtaz

Keterangan Gambar : Sekretaris DPW PSI Jakarta, Elva Farhi Qolbina
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- PSI Jakarta mengucapkan selamat memasuki abad ke-2 untuk Nahdlatul Ulama dan turut berterima kasih kepada seluruh kader NU yang turut berjuang bersama PSI.
Pada waktu bersamaan, Sekretaris DPW PSI Jakarta, Elva Farhi Qolbina turut menyatakan bahwa PSI Jakarta kembali kedatangan kader-kader terbaik Nahdlatul Ulama.
"PSI Jakarta juga kedatangan aktivis muda sekaligus Putra Kyai NU yaitu Gus Emka Farah Mumtaz. Beliau kami amanahkan menjadi Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta.", ucap Elva
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Di tingkat nasional, PSI juga kedatangan tokoh-tokoh besar NU seperti Gus Dhohir Farisi yang adalah Menantu Gus Dur. Gus Dhohir diamanahkan menjadi Dewan Pengarah Pemenangan Pemilu PSI.
"Gus Dhohir dan Gus Mumtaz adalah kader besar NU yang bergabung dengan PSI. Perjuangan kita memang serupa yaitu untuk toleransi dan kedamaian di Jakarta dan Indonesia", jelas Elva
Sis Elva menyatakan bahwa Gus Mumtaz memiliki peran yang besar untuk menghantarkan PSI Jakarta menuju Pemilu 2024. PSI Jakarta mencari lebih banyak lagi tokoh muda yang mau bergerak bersama. ** (Jhn)















