- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Sanggah Jadi Jubir Timnas AMIN, Hensat Pilih Kawal Indonesia

Keterangan Gambar : Hendri Satrio, Pakar Komunikasi Politik
JAKARTA. Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) Hendri Satrio beberapa kali menggelengkan kepala saat di konfirmasi wartawan namanya masuk dalam daftar tim pemenangan jubir AMIN.
"Bukan, itu bukan saya, sebab saya belum dihubungi lagi tentang pencantuman nama saya, mungkin itu Hendri Satrio yang lain," jelas Hensat dalam konprensi persnya di Jakarta hari ini (22/11).
Akademisi Universitas Paramadina ini mengatakan bahwa kejelasan pembicaraan di awal itu sangat penting dalam pencantuman nama seseorang dalam tim sukses Paslon dalam Pilpres 2024. Sebab, menurutnya, perbincangannya buka sekedar tujuan tapi juga strategi.
Baca Lainnya :
- Akselerasi Swasembada Pangan, PTPN Group Jalankan Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kemitraan Petani Tebu
- 4 Siswa SMP Di Jakarta Hina Palestina, Jari Pena : Harus. Diberi Sanksi Tegas.
- Dukung Upaya Dinkes Tanggulangi DBD Dengan Pelepasan Nyamuk Wolbachia.
- Berkolaborasi Dengan Jebreeet Media. Kemenpora Gelar Nobar Indonesia VS Uzbekistan
- Nadiem Bukan Menteri Tapi Malah Mirip Sales Bahan Seragam Sekolah.
"Wajib hukumnya mengkonfirmasi lagi sebelum mengumumkan. Tapi ya, itu tadi mungkin itu Hendri Satrio yang lain, bukan Hensat," tegasnya.
Hensat menambahkan dirinya lebih memilih mengawal Indonesia saja.
"Kan sudah saya katakan sebelumnya, saya mengawal Indonesia saja, bahkan dalam pidato politik 16 November lalu saya juga menggaris bawahi hal itu," jelas Hensat sambil tersenyum.
Namun Hendri Satrio mengancungi jempol atas terbentuknya Tim AMIN yang baru.
"Hebat itu, kuat, banyak nama besar di dalamnya, semoga lancar dan sukses," tutup Hensat. ***



.jpg)
.jpg)












