- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Salurkan Gerobak Sampah di Bogor Utara, Juhana Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor- Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Golkar, Juhana, menyalurkan dua unit gerobak sampah untuk warga RW 11, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Minggu (5/1/2025).
Hal tersebut ia lakukan sebagai bentuk ajakan kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan.
"Jadi tujuan utamanya adalah mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga tidak ada lagi sampah yang berserakan di jalanan dan lingkungan," kata Juhana, Senin (6/1/2025)
Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
Selain itu, ia juga memberikan edukasi kepada warga agar mulai memilah sampah dari rumah. Sehingga mengurangi beban sampah Kota Bogor yang sampai saat ini mencapai 400 ton per harinya.
Sampah-sampah organik diharapkan bisa diolah menjadi pupuk dan pakan untuk pengembangbiakan maggot. Sedangkan untuk sampah plastik bisa diolah kembali menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual.
"Dengan adanya kesadaran dari masyarakat tentunya dapat mengurangi beban sampah yang ada di Kota Bogor," jelas Juhana.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda politiknya dalam membangun kesadaran masyarakat di Kecamatan Bogor Utara.
"Insyaallah secara berkala akan kami edukasi ke semua wilayah yang ada di Dapil Bogor Utara untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mengelola sampah mulai dari rumah dan lingkungan RW," pungkasnya. ** (Jhn)











.jpg)




