- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Majalengka ke- 186 akan dilaksanakan nanti pada tanggal 11 Februari 2026, perdana di tahun ini. Pergantian tanggal, bulan dan usia tersebut sejak di tetapkan Peraturan Daerah (Perda) dan baru di sahkan pada Desember 2025.
Dari itu, pemerintah menghimbau kepada warga masyarakat dalam pelaksanaanya mengedepankan prinsip sederhana, efektif dan efisien.
Hal tersebut disampaikan Bupati Majalengka H. Eman Suherman usai memimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka di Gedung Yudha Karya, Pemda Majalengka. Kamis, (22/01/2026).
Baca Lainnya :
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
"Pergantian ini resmi diubah menjadi 11 Februari berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) dan baru yang disahkan pada Desember 2025, menggantikan tanggal lama 7 Juni yang diatur dalam perda tahun 1982. Penetapan yang baru ini menjadi landasan untuk peringatan hari jadi di tahun-tahun berikutnya," kata, bupati. Jumat, (23/01/2026).
Dijelaskan, dasar perubahan ini berdasarkan kajian akademik dan historis yang komprehensif menemukan tanggal 7 Juni (berdasarkan cerita dongeng) kurang kuat dasarnya.
"Sementara, penentuan tanggal 11 Februari merujuk pada dokumen Besluit Gubernur Jenderal Hindia Belanda No.2 Tahun 1840 tentang pemindahan pusat pemerintahan ke Majalengka, menjadikannya lebih ilmiah dan yuridis," jelasnya.
Bupati menambahkan, peringatan ini akan dilaksanakan perdana di tanggal 11 Februari 2026 dengan usia yang ke-186 tahun. Adapun tema yang diusung, "Menapak Sejarah Bangun Kolaborasi dan Inovasi menuju Majalengka Langkung Sae".
Menurutnya, ini tidak semata-mata diukur dari besarnya acara, melainkan dari tingginya keterlibatan masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan agar dapat ikut berpartisipasi menyemarakan di pelaksanaannya nanti.
"Meriah adalah hadirnya masyarakat, mengetahui perubahan pelaksanaan untuk ikut serta mendukung seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka," pinta, bupati.
Diakhir ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tetap harus dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan, tanpa mengurangi makna peringatan Hari Jadi itu sendiri.
"Hari Jadi Kabupaten Majalengka tahun ini berlandaskan pada fakta sejarah yang telah melalui kajian akademis, empiris yang berdasar dari catatan sejarah. Maka di tetapkan tanggal 11 Februari dihitung saat berdirinya Kabupaten Majalengka tahun 1840, masa bupati pertama Kabupaten Majalengka yaitu RAA Kertadiningrat," tutupnya.
Dari keterangan disebutkan bahwa rangkaian kegiatan nanti sebelum hari pelaksanaan diawali doa bersama di makam Bupati pertama di Komplek Makam Girilawungan, berziarah ke Makam Pangeran Muhamad dan Mbah Badori. ** (Agit)








.jpg)






