- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Majalengka ke- 186 akan dilaksanakan nanti pada tanggal 11 Februari 2026, perdana di tahun ini. Pergantian tanggal, bulan dan usia tersebut sejak di tetapkan Peraturan Daerah (Perda) dan baru di sahkan pada Desember 2025.
Dari itu, pemerintah menghimbau kepada warga masyarakat dalam pelaksanaanya mengedepankan prinsip sederhana, efektif dan efisien.
Hal tersebut disampaikan Bupati Majalengka H. Eman Suherman usai memimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka di Gedung Yudha Karya, Pemda Majalengka. Kamis, (22/01/2026).
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
"Pergantian ini resmi diubah menjadi 11 Februari berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) dan baru yang disahkan pada Desember 2025, menggantikan tanggal lama 7 Juni yang diatur dalam perda tahun 1982. Penetapan yang baru ini menjadi landasan untuk peringatan hari jadi di tahun-tahun berikutnya," kata, bupati. Jumat, (23/01/2026).
Dijelaskan, dasar perubahan ini berdasarkan kajian akademik dan historis yang komprehensif menemukan tanggal 7 Juni (berdasarkan cerita dongeng) kurang kuat dasarnya.
"Sementara, penentuan tanggal 11 Februari merujuk pada dokumen Besluit Gubernur Jenderal Hindia Belanda No.2 Tahun 1840 tentang pemindahan pusat pemerintahan ke Majalengka, menjadikannya lebih ilmiah dan yuridis," jelasnya.
Bupati menambahkan, peringatan ini akan dilaksanakan perdana di tanggal 11 Februari 2026 dengan usia yang ke-186 tahun. Adapun tema yang diusung, "Menapak Sejarah Bangun Kolaborasi dan Inovasi menuju Majalengka Langkung Sae".
Menurutnya, ini tidak semata-mata diukur dari besarnya acara, melainkan dari tingginya keterlibatan masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan agar dapat ikut berpartisipasi menyemarakan di pelaksanaannya nanti.
"Meriah adalah hadirnya masyarakat, mengetahui perubahan pelaksanaan untuk ikut serta mendukung seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka," pinta, bupati.
Diakhir ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tetap harus dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan, tanpa mengurangi makna peringatan Hari Jadi itu sendiri.
"Hari Jadi Kabupaten Majalengka tahun ini berlandaskan pada fakta sejarah yang telah melalui kajian akademis, empiris yang berdasar dari catatan sejarah. Maka di tetapkan tanggal 11 Februari dihitung saat berdirinya Kabupaten Majalengka tahun 1840, masa bupati pertama Kabupaten Majalengka yaitu RAA Kertadiningrat," tutupnya.
Dari keterangan disebutkan bahwa rangkaian kegiatan nanti sebelum hari pelaksanaan diawali doa bersama di makam Bupati pertama di Komplek Makam Girilawungan, berziarah ke Makam Pangeran Muhamad dan Mbah Badori. ** (Agit)

















