Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara

By Sigit 24 Jan 2026, 12:56:38 WIB Jawa Barat
Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Majalengka, Muh. Fajar Shidik CH, CHt


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Muh. Fajar Shidik CH, CHt dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka yang aktif memberikan pandangan mengenai implementasi serta pandangan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Majalengka.

Ketua Fraksi PPP DPRD Majalengka itu menegaskan, isu utama MBG saat ini bukan hanya persoalan anggaran, melainkan ketepatan sasaran, kualitas makanan, hingga potensi pemborosan dan kesenjangan dengan profesi lainnya.

Beberapa poin ini terkait pandangan dan keterkaitan beliau dengan program tersebut berdasarkan hasil pencarian:

Baca Lainnya :

Libatkan ekonomi lokal

Fajar Shidik menilai bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah siswa penerima manfaat, tetapi juga harus dilihat dampaknya sebagai penggerak ekonomi lokal.

Potensi Lokal

Beliau mendorong agar program MBG di Majalengka memaksimalkan potensi lokal, seperti melibatkan BUMDes, katering lokal, dan pemberdayaan perempuan.

Optimalkan Pengawasan

Fajar menekankan pentingnya pengawasan dan pengoptimalan titik-titik dapur sehat yang telah dipersiapkan oleh Pemkab Majalengka bersama TNI/Polri.

Target sejalan dengan programnya

Sebagai informasi, program MBG di Majalengka mulai berjalan dengan menargetkan siswa PAUD hingga SMA/SMK dan berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Secara ringkas, Muh. Fajar Shidik bertindak sebagai pengawas dan pendorong kebijakan agar program MBG di Majalengka berdampak positif bagi gizi siswa sekaligus ekonomi desa. 

Aspek dari emosional ekonomi.

Ia menuntut agar program ini tidak hanya menguntungkan korporasi besar, tetapi harus menghidupkan dapur para petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal sebagai rantai pasok utama.

Diakhir, Fajar mengingatkan dengan tegas bahwa setiap program besar selalu membawa risiko yang tak kalah besar. Jika tidak dikawal, MBG bukan lagi menjadi solusi, melainkan ancaman baru bagi anggaran negara. ** (Agit).




  • Arahan Wamen Ossy di Kantah Kabupaten Bandung: Kerja Sama untuk Hadirkan Layanan yang Murah, Cepat, dan

    🕔00:39:06, 25 Jan 2026
  • Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir

    🕔15:18:28, 24 Jan 2026
  • Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara

    🕔12:56:38, 24 Jan 2026
  • Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana

    🕔09:45:28, 23 Jan 2026
  • Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot

    🕔15:26:55, 23 Jan 2026