- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di Kabupaten Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dalam kurun waktu hingga Sabtu 24 Januari 2026 mencatat ada 26 titik lokasi terjadinya peristiwa alam, bencana tanah longsor, banjir dan pohon tumbang yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dengan segera melakukan penanganan kedaruratan, mengevakuasi warga, terus memantau kondisi wilayah serta mencatat dengan melaksanakan pendataan.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menginstruksikan jajarannya seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk bergerak cepat dalam menangani kondisi darurat.
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
"Utamakan di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. Juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) untuk segera melakukan pendataan terhadap lahan pertanian, terutama sawah yang terdampak banjir," tegasnya saat di lokasi terjadinya banjir. Sabtu, (24/01/2026)
Lanjut bupati, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sedangkan untuk Dinas Ketahanan pangan agar segera melakukan pendataan terhadap sawah dan lahan pertanian yang terdampak banjir.

"Hal itu, sebagai dasar penanganan dan langkah lanjutan ke depan," terangnya.
Bupati menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi yang berada di titik lokasi rawan bencana juga yang saat ini terdampak untuk tetap selalu waspada terhadap potensi susulan yang bisa saja terjadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim menambahkan dengan memastikan hingga dengan saat ini tidak ada korban jiwa.
"Hanya ada rumah warga yang mengalami kerusakan dan beberapa akses jalan tertutup material longsor, jajaran tim yang dikerahkan masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan," ujarnya.
Hasil dari data area pertanian yang tercatat, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menyebutkan bahwa sawah yang terdampak banjir berada di beberapa kecamatan.
"Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Dawuan, Kasokandel, Cikijing, dan Cingambul, dengan luasan mencapai ratusan hektar," sebutnya.
Ditempat itu, Camat Ligung, Abdul Goni, menambahkan bahwa ada satu desa yang mengalami banjir dikarenakan jebolnya sungai cimanuk di Desa Wanasalam.
"Akibat kejadian tersebut, sekitar 200 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa," pungkasnya. ** (Agit)







.jpg)



.jpg)




