- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Utara, Yaser Arafat, membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I Organisasi Masyarakat Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Barito Utara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Muara Teweh, Senin (26/01/2026).
Dalam sambutannya, Yaser menyatakan Ormas Pasukan Merah TBBR merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam pelestarian adat dan budaya Dayak di Barito Utara. Menurut dia, organisasi tersebut juga menjadi saluran aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.
“Keberadaan Pasukan Merah TBBR menjadi penghubung antara suara masyarakat dan pemerintah, khususnya terkait program kerja, kebijakan, serta konsolidasi internal organisasi,” kata Yaser.
Baca Lainnya :
Ia menilai Rapimda I memiliki arti strategis karena menjadi forum konsolidasi dan evaluasi organisasi, sekaligus perumusan langkah dan arah kebijakan TBBR ke depan. Forum ini juga diharapkan dapat menyelaraskan visi dan misi organisasi dalam memperjuangkan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dayak.
Yaser menambahkan, sebagai organisasi yang lahir dari adat dan budaya, Tariu Borneo Bangkule Rajakng memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat adat, serta berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah daerah, kata dia, berharap Rapimda I TBBR dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan melahirkan program kerja yang terarah, terukur, serta dapat dilaksanakan secara nyata.
Selain itu, TBBR diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Barito Utara.
Rapimda I Ormas Pasukan Merah TBBR Kabupaten Barito Utara tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota organisasi dari berbagai wilayah di Barito Utara.
(A)

.jpg)



.jpg)








