- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Utara, Yaser Arafat, membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I Organisasi Masyarakat Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Barito Utara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Muara Teweh, Senin (26/01/2026).
Dalam sambutannya, Yaser menyatakan Ormas Pasukan Merah TBBR merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam pelestarian adat dan budaya Dayak di Barito Utara. Menurut dia, organisasi tersebut juga menjadi saluran aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.
“Keberadaan Pasukan Merah TBBR menjadi penghubung antara suara masyarakat dan pemerintah, khususnya terkait program kerja, kebijakan, serta konsolidasi internal organisasi,” kata Yaser.
Baca Lainnya :
Ia menilai Rapimda I memiliki arti strategis karena menjadi forum konsolidasi dan evaluasi organisasi, sekaligus perumusan langkah dan arah kebijakan TBBR ke depan. Forum ini juga diharapkan dapat menyelaraskan visi dan misi organisasi dalam memperjuangkan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dayak.
Yaser menambahkan, sebagai organisasi yang lahir dari adat dan budaya, Tariu Borneo Bangkule Rajakng memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat adat, serta berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah daerah, kata dia, berharap Rapimda I TBBR dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan melahirkan program kerja yang terarah, terukur, serta dapat dilaksanakan secara nyata.
Selain itu, TBBR diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Barito Utara.
Rapimda I Ormas Pasukan Merah TBBR Kabupaten Barito Utara tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota organisasi dari berbagai wilayah di Barito Utara.
(A)










.jpg)




