- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka H Iing Misbahuddin bersama Angkot Club Majalengka. Jumat, (23/01/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Ketua Komisi III DPRD Majalengka H Iing Misbahuddin turut merasakan apa yang dialami oleh para supir angkot saat berdialog dengan puluhan supir yang tergabung di Angkot Club Majalengka dalam menyuarakan aspirasinya di ruang rapat Komisi III DPRD Majalengka. Jumat, (23/01/2026).
"Kondisi yang dialami oleh para sopir angkot memang sangat dilematis. Di satu sisi ada tekanan dari moda transportasi online, di sisi lain ada tumpang tindih trayek dengan kendaraan jarak jauh elf dan bis," katanya.
Upaya menanggapi hal itu, ia menyebutkan beberapa langkah kongret harus dilakukan oleh pemerintah.
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
1. Penataan ulang trayek dan zonasi dengan angkot sebagai feeder serta sterilisasi jalur agar jalur dalam kota sepenuhnya menjadi porsi angkot.
2. Integrasi sistem digital dengan aplikasi monitoring mirip aplikasi tranaportasi online, ditambah dengan pembayaran Non-Tunai.
3. Agar angkot kembali diminati, harus ada Standar Pelayanan Minimal yang ditetapkan.
H Iing diakhir menegaskan bahwa angkot bukan sekedar transportasi, tapi urat nadi ekonomi raykat kecil.
"Pemerintah harus hadir sebagai regulator yamg adil bagi seluruh moda trononortoni," pungkasnya. ** (Agit)







.jpg)



.jpg)




