- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Sahuti Aspirasi Masyarakat, Wakil Bupati Tinjau Kondisi Bantaran Sungai Liga Asahan

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi saat melakukan peninjauan dibantaran sungai
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Sepanjang lebih kurang 3 Km aliran Sungai Sei Liga Asahan yang membelah Desa Pulau Pule dengan Desa Hessa Perlompongan Kecamatan Air Batu, dari Jembatan Tani Jaya menuju Jembatan Hessa Perlompongan akan dinormalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Asahan.
“Normalisasi ini merupakan arahan dari Bupati Asahan H Surya BSc menyahuti aspirasi masyarakat desa tersebut, yang mengalami kerugian akibat terendamnya lahan pertanian mereka,” ucap Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi saat melakukan peninjauan dibantaran sungai tersebut, didampingi Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Asahan serta Camat Air Batu, Kamis (23/02/2023).
Lebih lanjut, Taufik mengatakan normalisasi ini akan dilaksanakan setelah mendapat surat pernyataan, tidak meminta ganti rugi dari masyarakat di bantaran sungai, yang tanahnya terkena dampak dari normalisasi.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
“Normalisasi akan segera kami laksanakan, tetapi sebelumnya kami meminta surat pernyataan dari masyarakat untuk tidak meminta ganti rugi, apabila tanahnya terkena dampak dari normalisasi, dan segera memperbaiki administrasi dari permohonan tersebut,” terang Taufik.
Ditambahkannya, pelaksanaan normalisasi nantinya akan menggunakan alat berat excavator yang berguna untuk mengeruk sungai, agar mengurangi pendangkalan dan mengembalikan fungsi sungai sebagai pengendali banjir, untuk mengoptimalkan saat menghadapi debit air yang meningkat pada musim hujan.
“Kepada masyarakat agar tidak menanam kembali sawit di bantaran sungai setelah dilakukan normalisasi, untuk menjaga sungai tetap dalam keadaan baik. Dan saling bergotong royong membantu pekerja yang melakukan normalisasi,” harap Taufik. (DS)
















