- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Satgas Gulbencal Kodim Tapteng Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka

Keterangan Gambar : Satgas Gulbencal Kodim Tapteng Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka
MEGAPOLITANPOS.COM, TAPANULI TENGAH-Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah mengevakuasi puluhan warga yang terjebak banjir susulan akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (2/1/2026). Banjir terjadi di sekitar aliran Sungai Aek Harse saat warga dari sejumlah desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian.
Evakuasi dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa terhadap warga Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon. Total sebanyak 46 warga berhasil dievakuasi dari lokasi rawan banjir.
Proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan faktor keselamatan, mengingat arus sungai meningkat akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan diarahkan menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa.
Baca Lainnya :
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
Selain melaksanakan evakuasi, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Warga diminta mematuhi arahan pemerintah daerah serta menempati hunian sementara demi menghindari risiko bencana susulan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen untuk melindungi dan membantu masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah terdampak. (R/San)
















