- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
Satgas Gulbencal Kodim Tapteng Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka

Keterangan Gambar : Satgas Gulbencal Kodim Tapteng Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka
MEGAPOLITANPOS.COM, TAPANULI TENGAH-Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah mengevakuasi puluhan warga yang terjebak banjir susulan akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (2/1/2026). Banjir terjadi di sekitar aliran Sungai Aek Harse saat warga dari sejumlah desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian.
Evakuasi dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa terhadap warga Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon. Total sebanyak 46 warga berhasil dievakuasi dari lokasi rawan banjir.
Proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan faktor keselamatan, mengingat arus sungai meningkat akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan diarahkan menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa.
Baca Lainnya :
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
Selain melaksanakan evakuasi, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Warga diminta mematuhi arahan pemerintah daerah serta menempati hunian sementara demi menghindari risiko bencana susulan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen untuk melindungi dan membantu masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah terdampak. (R/San)

















