- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
PSI Bingung Tentukan Sikap Pada Pilpres 2024, Nama Jokowi Jadi Bantalan
Mau Dukung Prabowo Atau Ganjar

Keterangan Gambar : PSI Saat Menyambut Kedatangan Prabowo
Jakarta. Deklarasi Partai Gelora mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres dihadiri elite parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM). Tidak hanya elite KIM, hadir juga beberapa elite PSI.
Beberapa elite PSI yang hadir seperti Dede Uki Prayudi dan Cheryl Tanzil. Mereka duduk dibaris depan bersama elite KIM dan mengenakan jaket merah khas PSI.
Sebelumnya, Politikus PSI Faldo Maldini mengungkap alasan partainya menerima kunjungan Ketum Gerindra Prabowo Subianto ke markas PSI. Faldo mengungkit soal PSI tidak diakui ketika mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
Baca Lainnya :
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
Faldo menyebut tidak ada salahnya PSI bertemu dengan Prabowo. Terlebih, kata dia, PSI tidak diakui mendukung Ganjar oleh partai pengusungnya.
"Kenapa tidak (untuk) ketemu Pak Prabowo? Apa salahnya gitu. Karena kan kita tidak di posisi diakui sebagai pendukung Pak Ganjar oleh kaolisinya," tutur dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie membantah kabar partainya mencabut dukungannya untuk capres PDIP Ganjar Pranowo. Dia menyampaikan, hingga saat ini, PSI masih belum menentukan keputusannya soal dukungan pada Pemilu 2024.
“Semua masih mungkin, ini kemarin pemberitaan banyak salah karena di kopdarnas ada yang katakan PSI resmi batalkan dukungan, padahal enggak ada kata-kata itu. Yang sebenarnya PSI belum sampai ke konklusi akhir,” ujar Grace seusai menemui Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023).
Grace menyebut, hingga saat ini PSI masih melanjutkan proses dari Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). Rekomendasi dari pusat ke daerah pun nantinya bisa dijalankan atau ditolak.
Grace kemudian menyampaikan pesan Presisen Jokowi agar PSI tidak terburu-buru dalam menentukan dukungannya pada Pemilu 2024. Hal karena masih akan ada manuver-manuver partai politik.
"Konklusi akhir belum sampai karena situasinya masih sangat cair, kami tegak lurus Pak Jokowi dalam rangka memastikan ada keberlanjutan program yang udah dikerjakan sembilan tahun terkait," kata eks ketua umum DPP PSI tersebut.




.jpg)












