- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
PSI Bingung Tentukan Sikap Pada Pilpres 2024, Nama Jokowi Jadi Bantalan
Mau Dukung Prabowo Atau Ganjar

Keterangan Gambar : PSI Saat Menyambut Kedatangan Prabowo
Jakarta. Deklarasi Partai Gelora mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres dihadiri elite parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM). Tidak hanya elite KIM, hadir juga beberapa elite PSI.
Beberapa elite PSI yang hadir seperti Dede Uki Prayudi dan Cheryl Tanzil. Mereka duduk dibaris depan bersama elite KIM dan mengenakan jaket merah khas PSI.
Sebelumnya, Politikus PSI Faldo Maldini mengungkap alasan partainya menerima kunjungan Ketum Gerindra Prabowo Subianto ke markas PSI. Faldo mengungkit soal PSI tidak diakui ketika mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
Baca Lainnya :
- Pemprov DKI Cairkan KAJ, KLJ, dan KPDJ untuk 216.993 Penerima, Justin PSI Minta Penyaluran Bansos Tepat Sasaran.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Diduga Gegara Kekerasan Psikis dan Fitnah Oknum Guru SMP Negeri Blitar Dilaporkan ke Polres Blitar.
Faldo menyebut tidak ada salahnya PSI bertemu dengan Prabowo. Terlebih, kata dia, PSI tidak diakui mendukung Ganjar oleh partai pengusungnya.
"Kenapa tidak (untuk) ketemu Pak Prabowo? Apa salahnya gitu. Karena kan kita tidak di posisi diakui sebagai pendukung Pak Ganjar oleh kaolisinya," tutur dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie membantah kabar partainya mencabut dukungannya untuk capres PDIP Ganjar Pranowo. Dia menyampaikan, hingga saat ini, PSI masih belum menentukan keputusannya soal dukungan pada Pemilu 2024.
“Semua masih mungkin, ini kemarin pemberitaan banyak salah karena di kopdarnas ada yang katakan PSI resmi batalkan dukungan, padahal enggak ada kata-kata itu. Yang sebenarnya PSI belum sampai ke konklusi akhir,” ujar Grace seusai menemui Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023).
Grace menyebut, hingga saat ini PSI masih melanjutkan proses dari Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). Rekomendasi dari pusat ke daerah pun nantinya bisa dijalankan atau ditolak.
Grace kemudian menyampaikan pesan Presisen Jokowi agar PSI tidak terburu-buru dalam menentukan dukungannya pada Pemilu 2024. Hal karena masih akan ada manuver-manuver partai politik.
"Konklusi akhir belum sampai karena situasinya masih sangat cair, kami tegak lurus Pak Jokowi dalam rangka memastikan ada keberlanjutan program yang udah dikerjakan sembilan tahun terkait," kata eks ketua umum DPP PSI tersebut.

.jpg)







.jpg)






