- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kalau kamu merasa hari pertama Idul Fitri sudah cukup "menguras tenaga" karena bolak-balik makan opor, namun siap-siap karena hari kedua justru babak lanjutan!
Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, lewat unggahan santai di media sosial. Minggu, (22/03/2026).
Menurutnya, setelah hari pertama fokus di keluarga inti, kini saatnya naik level: silaturahmi ke sanak saudara yang lebih jauh. Ibarat game, ini sudah masuk stage berikutnya dengan tantangan yang sama: makan lagi!
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
"Hari kedua Idul Fitri, rute silaturahmi masih berlanjut," tulisnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun dengan gaya jenaka mengingatkan, jangan sampai Lebaran cuma jadi ajang "balas dendam" kuliner setelah puasa sebulan penuh.
"Bukan cuma soal opor yang ludes, "ujarnya," tapi obrolan hangat dan maaf yang tulus."
Kalimat ini langsung relatable karena di lapangan, sering kali niat silaturahmi berubah jadi "misi mencicipi semua menu". Dari ketupat, opor, sambal goreng, sampai kue kering yang entah sudah berapa toples.
Namun di balik candaan itu, Iing menegaskan satu hal penting: Lebaran adalah tentang kembali mendekatkan hati, bukan sekadar mengenyangkan perut.
Ia juga menyentil realita klasik: perjalanan silaturahmi yang kadang lebih melelahkan daripada mudik itu sendiri. Tapi tetap saja, semua terbayar ketika bertemu keluarga.
"Sejauh apa pun melangkah, keluarga dan sahabat adalah tempat pulang paling nyaman," pesannya.
Menutup unggahannya, Iing seolah memberi energi tambahan bagi warga yang masih melanjutkan "maraton Lebaran".
"Selamat melanjutkan silaturahmi!"
Jadi, kalau hari ini kamu sudah bilang "ini rumah terakhir" tapi ternyata masih ada undangan berikutnya, tenang... kamu tidak sendiri. Lebaran memang bukan soal kuat makan, tapi kuat jalan dan kuat hati untuk tetap tersenyum. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





