- LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas Lewat Coaching Clinic
- Harga Telur dan Daging Ayam Stabil di Pasar Palmerah, Pedagang Harap Pasokan Lancar
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kalau kamu merasa hari pertama Idul Fitri sudah cukup "menguras tenaga" karena bolak-balik makan opor, namun siap-siap karena hari kedua justru babak lanjutan!
Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, lewat unggahan santai di media sosial. Minggu, (22/03/2026).
Menurutnya, setelah hari pertama fokus di keluarga inti, kini saatnya naik level: silaturahmi ke sanak saudara yang lebih jauh. Ibarat game, ini sudah masuk stage berikutnya dengan tantangan yang sama: makan lagi!
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Muh. Fajar Sidik Terima Kunjungan Lanal Cirebon, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah
- DPRD Majalengka Tahan Suntikan Modal PT SMU, Komisi II : Perusahaan Masih Sakit
"Hari kedua Idul Fitri, rute silaturahmi masih berlanjut," tulisnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun dengan gaya jenaka mengingatkan, jangan sampai Lebaran cuma jadi ajang "balas dendam" kuliner setelah puasa sebulan penuh.
"Bukan cuma soal opor yang ludes, "ujarnya," tapi obrolan hangat dan maaf yang tulus."
Kalimat ini langsung relatable karena di lapangan, sering kali niat silaturahmi berubah jadi "misi mencicipi semua menu". Dari ketupat, opor, sambal goreng, sampai kue kering yang entah sudah berapa toples.
Namun di balik candaan itu, Iing menegaskan satu hal penting: Lebaran adalah tentang kembali mendekatkan hati, bukan sekadar mengenyangkan perut.
Ia juga menyentil realita klasik: perjalanan silaturahmi yang kadang lebih melelahkan daripada mudik itu sendiri. Tapi tetap saja, semua terbayar ketika bertemu keluarga.
"Sejauh apa pun melangkah, keluarga dan sahabat adalah tempat pulang paling nyaman," pesannya.
Menutup unggahannya, Iing seolah memberi energi tambahan bagi warga yang masih melanjutkan "maraton Lebaran".
"Selamat melanjutkan silaturahmi!"
Jadi, kalau hari ini kamu sudah bilang "ini rumah terakhir" tapi ternyata masih ada undangan berikutnya, tenang... kamu tidak sendiri. Lebaran memang bukan soal kuat makan, tapi kuat jalan dan kuat hati untuk tetap tersenyum. ** (Agit)

















