- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Prabowo-Gibran Targetkan Industri Olahraga Sumbang Rp 140 Triliun di Tahun 2030

Keterangan Gambar : Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran Bidang Kesehatan dan Olahraga, Gema Sasmita
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran Bidang Kesehatan dan Olahraga, Gema Sasmita, optimistis industri olahraga akan menjadi salah satu kontributor utama dalam meningkatkan perekonomian nasional.
“Pemerintahan Prabowo-Gibran menargetkan industri olahraga menyumbang Rp 140 triliun pada tahun 2030, dengan potensi tenaga kerja mencapai 3,5 juta orang,” kata Gema dalam acara Economic Outlook 2024 yang diselenggarakan oleh CNBC dengan tema "Years of optimism".
Saat ini, sumbangsih industri olahraga terhadap PDB Indonesia masih tergolong rendah, yaitu Rp 78,5 triliun (0,32%) dengan 1,98 juta tenaga kerja. Gema yakin target tersebut dapat dicapai dengan langkah-langkah kongkret seperti peningkatkan infrastruktur olahraga, Membangun dan merenovasi stadion, lapangan, dan fasilitas olahraga di seluruh Indonesia, termasuk di daerah dan desa desa yang belum memiliki infrastruktur memadai. Karena menurutnya Olahraga masyarakat adalah pilar penting bagi kemajuan bangsa Indonesia , dalam konteks kesehatan dan kebugaran masyarakat.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
Gema manyampaikan jika Promosi industri olahraga menjadi juga merupakan pilar penting untuk turut menumbuhkan perekonomian, seperti menarik investasi dan sponsorship dari sektor swasta, mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata olahraga, dan mengadakan event-event olahraga internasional di Indonesia.
"Kedepan kita akan mengembangkan program industri kreatif terkait olahraga seperti Mendukung pengembangan industri kreatif seperti merchandise, event organizer, dan sport tourism, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM di bidang ini." Imbuh Gema yang juga Ketua Umum GPG Nasional.
Gema menegaskan bahwa industri olahraga memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian nasional.
“Diperlukan kerja keras, kolaborasi berbagai sektor, langkah-langkah kongkret dan terstruktur untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Gema.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)












