- Bangun Kebersamaan, Sekwan DPRD Barito Utara Rutin Gelar Apel Pagi dan Sore
- Anis Byarwati: Reformasi Pajak Harus Perluas Basis, Bukan Sekadar Digitalisasi
- Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis
- Tiga Personel Polda Metro Jaya Wakili Indonesia di World Cup Indoor Skydiving 2026 Prancis
- Kementerian ATR/BPN Jadi _Supporting_ Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat
- Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya
- Serapan Lokal Didorong, Program MBG Dinilai DPRD Bisa Dongkrak Kesejahteraan Petani Barito Utara
- DPRD Barito Utara Soroti Program MBG Terurai Dari Varian Menu Tak Sesuai Selera Anak hingga Dugaan Kualitas Makanan Tak Layak
- Anggota DPRD Hj Nety Herawati Soroti Program MBG Pengawasan Diminta Diperketat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
Perkuat Brigade Pangan Pemkab Nias, Kementan Serahkan Bantuan Pompa Air untuk Lahan Tadah Hujan

Keterangan Gambar : Kementan bersama Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bantuan pompa air untuk BP.
MEGAPOLITANPOS.COM, Nias– Kementerian Pertanian RI (Kementan) memberikan apresiasi atas kemajuan Kabupaten Nias yang telah membentuk Brigade Pangan (BP) sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan Penguatan BP yang digelar, Rabu (13/08/2025), Kementan bersama Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bantuan pompa air untuk BP. Bantuan ini menjadi langkah nyata Kementan dalam mendukung pengelolaan air di lahan tadah hujan dan memastikan keberlanjutan produksi pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan dukungannya kepada petani melalui Program BP.
Baca Lainnya :
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
"Brigade Pangan adalah ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan. Kementan akan terus mendampingi dengan dukungan sarana, prasarana, dan pembinaan agar produksi pangan terus meningkat," ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas petani.
"Kegiatan Oplah telah membawa perubahan positif, terutama pada lahan tadah hujan. Bantuan pompa air akan memperkuat daya saing petani dan mempercepat peningkatan produktivitas," kata Santi.
Senada dengan Kabadan, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Inneke Kusumawaty menyampaikan bahwa program penguatan BP akan terus berjalan.
"Alsintan merupakan aset pemerintah pusat yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Perlu diputuskan strategi bersama untuk mengoptimalkan kinerja alsintan di daerah sehingga mampu menunjang keberhasilan Program BP. Harapannya, BP di Nias menjadi contoh pemberdayaan petani di wilayah kepulauan," ungkap Inneke.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kab. Nias Taondrasi Mendrofa, mengapresiasi program pemerintah pusat dalam hal ini Kementan.
"Nias sangat bersemangat dalam mendukung program Brigade Pangan. Namun, dinamika di lapangan memerlukan penyesuaian dan perubahan agar program berjalan optimal, dan perlu kita buat strategi untuk menangani hal tersebut" ujarnya.
Dengan semangat petani yang tinggi dan dukungan berkelanjutan dari Kementan, diharapkan produktivitas lahan tadah hujan di Nias terus meningkat, mendukung kedaulatan pangan nasional, serta membawa kesejahteraan bagi petani.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















