- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
Penembakan di Kantor MUI, Persis Jabar Minta Usut Tuntas Pelaku dan Himbau Jangan Terpancing Provokasi

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Kantor MUI (tribunjabar.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Bandung,- Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal terhadap salah satu staf Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Dikutip dari tribunjabar.com, Selasa (02/05/2023).
Ketua Persis Jawa Barat, Imam Setiawan Latif, mengatakan penembakan di kantor MUI Pusat, merupakan aksi kriminal yang luar biasa.
"Kasus ini selayaknya mendapat perhatian besar dan serius dari aparat penegak hukum. MUI yang merupakan kumpulan para ulama, yang melakukan hal baik, penjaga ideoligi dan positif serta menjaga suasana agar kondusif, diteror sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu,"ujar, Iman.
Baca Lainnya :
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
Pihaknya mendorong agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan menangkap motif pelaku dan membongkar jaringannya.
"Agar memberikan efek jera kepada pelaku terhadap tidakan kriminal yang mereka lakukan. Serta hal yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.
Ia pun berharap agar aparat keamanan di daerah dapat memberikan bantuan keamanan kepada MUI ditingkat provinsi dan kota kabupaten, demi mencegah hal serupa.
"Mengimbau kepada seluruh elemen kaum muslimin untuk tenang tapi tetap waspada, tidak terpancing provokasi yang tidak bertanggung jawab. Kita serahkan urusannya kepada pihak yang berwenang," kata Imam. (Agit)

















