- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah
Penembakan di Kantor MUI, Persis Jabar Minta Usut Tuntas Pelaku dan Himbau Jangan Terpancing Provokasi

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Kantor MUI (tribunjabar.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Bandung,- Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal terhadap salah satu staf Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Dikutip dari tribunjabar.com, Selasa (02/05/2023).
Ketua Persis Jawa Barat, Imam Setiawan Latif, mengatakan penembakan di kantor MUI Pusat, merupakan aksi kriminal yang luar biasa.
"Kasus ini selayaknya mendapat perhatian besar dan serius dari aparat penegak hukum. MUI yang merupakan kumpulan para ulama, yang melakukan hal baik, penjaga ideoligi dan positif serta menjaga suasana agar kondusif, diteror sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu,"ujar, Iman.
Baca Lainnya :
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis
- Kejari Majalengka Bongkar Dugaan Korupsi Hibah KONI 2024 - 2025
Pihaknya mendorong agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan menangkap motif pelaku dan membongkar jaringannya.
"Agar memberikan efek jera kepada pelaku terhadap tidakan kriminal yang mereka lakukan. Serta hal yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.
Ia pun berharap agar aparat keamanan di daerah dapat memberikan bantuan keamanan kepada MUI ditingkat provinsi dan kota kabupaten, demi mencegah hal serupa.
"Mengimbau kepada seluruh elemen kaum muslimin untuk tenang tapi tetap waspada, tidak terpancing provokasi yang tidak bertanggung jawab. Kita serahkan urusannya kepada pihak yang berwenang," kata Imam. (Agit)

















