Breaking News
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Pemkot Jakbar Responsif Tangani Covid-19

MEGAPOLITAN POS.COM: JAKARTA - Penanganan Covid-19 di Jakarta Barat sangat responsif. Tak hanya kepada warga yang terpapar, namun upaya mencegah dilakukan secara menyeluruh. Hal itu diungkapkan Walikota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko. Ia mengklaim pihaknya tak main main dalam menangani Covid-19. Penyelesaian hingga pencegahan dilakukan hampir dilakukan di seluruh wilayah di delapan kecamatan dan 56 kelurahan. “Kunci kolaborasi, kami melakukan penanganan cepat dengan beberapa instansi lain, seperti Polisi dan Warga,” kata Yani, Selasa (11/1/2021). Yani lantas mencontohkan seperti yang terjadi di Kalideres dan Krukut. Ia menjelaskan kurang dari 24 jam setelah mendapatkan informasi adanya masyarakat yang terpapar pihaknya langsung bergerak melakukan tracing ke sejumlah orang terdekat dengan mengerahkan puskesmas setempat. Alhasil, informasi valid warga yang terpapar kian cepat tertangani dan langsung dibawa ke Rumah Sakit darurat wisma atlet. “Setelah memastikan kebenaran, kami tracing kami kirimkan mereka yang positif untuk isolasi,” kata Yani. Selain itu, kepada beberapa warga yang lingkungannya terpapar pihaknya juga langsung melakukan mikro lockdown dengan menutup akses masuk bagi siapapun. Kawasan dijaga intensif dengan perbantuan Kepolisian dan TNI yang berjaga di depan areal masuk. Tak cukup disitu, Yani menambahkan untuk membantu kebutuhan suplai makan dirinya juga mengirimkan sembako kepada warga yang melakukan mikro lockdown. Dengan demikian mereka yang lockdown tidak perlu ketakutan akan kekurangan makan. “Saya juga meminta lurah agar mengawasi dan mendengarkan serta melengkapi kebutuhan warga disana,” tuturnya. Dilain sisi, melalui Satpol PP dan beberapa unsur lainnya pihaknya juga mengawasi pencegahan penyebaran Covid-19. Monitoring seharian dilakukan dengan melakukan patroli dibeberapa lokasi yang dianggap berpotensi melakukan penyebaran. “Mereka bertugas mencegah penyebaran tanpa harus mematikan ekonomi masyarakat,” katanya. Sementara terhadap perawatan warga yang terpapar, monitoring harian juga dilakukan Walikota melalui Sudinkes dengan mengecek sejumlah rumah sakit yang menjadi lokasi perawatan pasien Covid-19. Oksigen, obat obatan, hingga tenaga medis dipantau setiap harinya. Meski demikian, upaya itu semua tidak akan sukses bila tak dilakukan dalam diri sendiri, karenanya ia pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga prokes serta melaporkan bila ada anggota keluarga, tetangganya, atau temannya yang terindikasi Covid-19. “Dan tidak perlu takut, karena kami siap membantu,” tutupnya. (yan yusuf)



.jpg)













