- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Pelayanan Buruk Maskapai Super Air Jet
Pelayanan Kursi Roda Lamban, Pesawat Delay 2 Jam.

Keterangan Gambar : Pesawat Super Air Jet
Tangerang. Pengalaman buruk saya alami langsung, saat menggunakan maskapai penerbangan Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 876, hari ini Minggu, 02 Oktober 2023. Dengan penerbangan nomor IU 876, saya pergi bersama ibu saya yang sudah berusia 73 Tahun dengan tujuan Palembang, Sumatera Selatan.
Dari rumah berangkat jam 16.30 Wib dengan maksud agar tidak terlambat mengingat situasi jalan raya di Jakarta pasti macet. Tibalah saya di Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.45 Wib.
Di titik drop penumpang, saya langsung menghubungi petugas trolly untuk menanyakan akses mendapatkan pelayanan kursi roda, karena ibu saya tidak sanggup berjalan jauh. Dari petugas itu saya mendapat informasi untuk menghubungi petugas di gate boarding.
Baca Lainnya :
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- Pelita Air dan AirNav Indonesia Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Layanan Navigasi Penerbangan di Bandara Pondok Cabe
- Aksi Simpatik JRKJ Untuk Pemilu Damai, Tolak Pemilu Curang
- REKAN INDONESIA Gelar Gowess Sehat Dan Santai Di Kantor Wali Kota Jaksel
Di depan pintu masuk gate boarding, setelah saya menunjukan bukti check in online ke petugas keamanan. Oleh petugas diarahkan ke loket 18 atau 19. Sementara ibu saya menunggu tas, koper, dan barang bawaan lainnya di tempat dropping penumpang.
Saya lalu menuju loket 18 dan menanyakan untuk dapat mengakses kursi roda, oleh petugas dilayani dan setelah di foto tiket saya, lalu saya disuruh menunggu di dekat tangga menuju gate ruang tunggu penumpang.
30 Menit berlalu, saya kembali ke loket 18 tapi tidak ada petugasnya. Di Loket 19 ada petugas seorang perempuan, lalu saya tanya ke petugas tersebut "mbak apa petugas pelayanan Kursi Roda hanya satu? karena sudah 30 menit belum juga datang"
Petugas tersebut menjawab "Petugasnya banyak tapi sedang melayani yang request kursi roda juga"
Oke, bantin saya. Dengan mendenguskan nafas saya bersabar menunggu lagi. 30 Menit kedua berlalu, saya kembali ke loket 19 dan bertanya dengan petugas yang sama "mbak, ini sudah satu jam, Dan ibu saya di luar sendirian"
Petugas perempuan di loket 19 malah menjawab dengan enteng "bisa jalan pelan-pelan tidak ? " Saya menjawab "kalau bisa jalan dari tadi mbak saya tidak minta pelayanan kursi roda".
Saya kembali diminta menunggu, lalu saya kembali menunggu. Sampai 30 menit ketiga kursi roda belum juga datang, sementara ibu saya menunggu 1,5 Jam di luar.
Saya kembali datangi loket 19 setengah berteriak saya bilang " mbak, cancel saja kursi rodanya, biar saya gendong ibu saya" lalu saya berjalan keluar.
Sampai di luar, saya temui petugas pelayanan bandara Sukarno-Hatta dan meminta bantuan agar ibu saya bisa mendapat akses yang cepat untuk kursi roda. Petugas pelayanan bandara lalu menelepon petugas maskapai, dan saya disuruh ke loket 24 atau 25.
Sampai loket 24, saya sudah disambut petugas maskapai dan petugas bandara yang membawakan kursi roda.
Petugas bandara yang membawakan kursi roda lalu mendatangi ibu saya di luar dan membantu ibu saya untuk duduk di kursi roda, lalu membawanya segera ke ruang tunggu di gate A2.
Makin Lengkap Pelayanan Buruk Super Air Jet, Dengan Pesawat Yang Delay 2 Jam
Jam 19.00 yang seharusnya sudah boarding, oleh petugas gate A2 diumumkan bahwa pesawat di delay selama 2 Jam.
Parahnya lagi, ada penumpang yang seharusnya berangkat jam 17.00 ditunda ke penerbangan jam 19.00. Dan penerbangan jam 19.00 Delay 2 jam.
Anehnya, tidak ada itikad petugas untuk mengeluarkan kompensasi untuk penumpang. Setelah sebagian penumpang menanyakan kompensasi, baru diumumkan ada kompensasi berupa makan malam.
Dan sangat tidak habis pikir, maskapai Super Air Jet sangat tidak menghargai penumpangnya. Itu bisa terlihat dari menu yang disajikan yaitu nasi kotak dengan lauk mie goreng dan ayam teriyaki dua potong yang sangat kecil sekali.
Itulah pengalaman saya menggunakan maskapai Super Air Jet yang ternyata tidak super dan tidak secepat Jet.
Agung Nugroho, Jurnalis Megapolitanpos. com


.jpg)









.jpg)




