- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai

Keterangan Gambar : launching Sekolah Rakyat di Kota Blitar di hadiri oleh Walikota Blitar Syauqul Muhibbin pada Sabtu ( 15/08/26
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Yang digadang gadang masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak saat ini telah rampung dikerjakan sebuah sarana fasilitas pendidikan yang representatif. Awal launching Sekolah Rakyat di Kota Blitar di hadiri oleh Walikota Blitar Syauqul Muhibbin pada Sabtu ( 15/08/26 ). Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Kota Blitar tahun 2026, Kecamatan Kepanjenkidul kota Blitar
Walikota Blitar Syauqul Muhibbin sangat mengapresiasi dan ungkapan terimakasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan kepada Kota Blitar sebagai salah satu daerah di Indonesia untuk mendirikan Sekolah Rakyat.
"Pemerintah Kota sangat berbahagia dan berbangga. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Menteri Sosial, yang telah mempercayakan Kota Blitar adalah salah satu kota yang mendirikan Sekolah Rakyat. Kami tadi melihat siswa siswi Sekolah Rakyat luar biasa dan bahagia orang tuanya juga bahagia karena Sekolah Rakyat betul-betul untuk semua terutama berpihak kepada masyarakat yang secara perekonomian tidak baik-baik saja," Ungkap Wali Kota Blitar
Baca Lainnya :
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
Orang nomor satu di Pemkot Blitar ini juga wanti - wanti kepada seluruh orang tua tidak mencemaskan putra - putrinya karena memang sekolah ini bertaraf internasional dan spesial. Diketahui ex school nya jumlahnya bisa sampai 15. Jadi putra putri di Sekolah Rakyat betul-betul dieksplor potensinya, bahkan siswa yang sudah satu tahun sekolah sudah bisa lima bahasa dengan cukup bagus dan itu menurutnya luar biasa.
Mas Ibbi sapaan akrab Wali Kota Blitar ini juga meyakini nanti semacam setiap perlombaan tingkat nasional maupun internasional pihaknya menjagokan putra putri Sekolah Rakyat sebagai juaranya. Maka semua pihak terkait patut berbangga bahwa Kota Blitar sebagai salah satu kota yang menyelenggarakan Sekolah Rakyat.

Untuk sementara jumlah siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar ada 205, karena ini sifatnya masih mobile. Jadi bagi warga yang kemarin mendapatkan prioritas masuk Sekolah Rakyat mohon untuk melihat ke lokasi sekolah. Diketahui, jumlah siswa dari Kota Blitar ada 139 siswa.
Mas Ibbin berpendapat, yang jadi pembeda Sekolah Rakyat dengan sekolah yang di luar adalah konsep Sekolah Rakyat lebih kepada sekolah asrama.
"Justru di sekolah asrama inilah putra putrinya itu full kegiatan pembelajaran dengan bahagia, tentu dapatnya lebih banyak dong. Mesti dia lebih pintar, dapatnya lebih banyak, kemampuannya pasti di atas sama sekolah yang bukan asrama," katanya.
"Dalam hal fasilitas semua gratis, premium, mulai seragamnya, selimutnya sudah disediakan. Pokoknya tinggal ke sini bawa badan doang gak usah bawa yang lain. Jadi In Sya Allah keluar-keluar sudah jadi orang hebat dan sukses. Di Sekolah Rakyat ini juga disediakan waliasuh untuk setiap 10 anak, jadi sangat ketat di sini. Waliasuhnya sudah dewasa. Di Sekolah Rakyat dijamin tidak ada pembulian. Mereka akan mendidik dan dilatih untuk berteman dan bersaudara satu dengan yang lain. Kesetaraan di sini dijaga betul," pungkasnya.Walikota Blitar Syauqul Muhibbin menyampaikan terimakasih dan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Blitar sebagai salah satu daerah di Indonesia untuk mendirikan Sekolah Rakyat.
Apresiasi ini disampaikan walikota pada acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Kota Blitar tahun 2026, di Kecamatan Kepanjenkidul. MPLS tersebut menunjukkan bukti salah satu program unggulan Presiden Prabowo khususnya di bidang pendidikan bisa direalisasikan di Kota Blitar.
"Pemerintah Kota sangat berbahagia dan berbangga. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Menteri Sosial, yang telah mempercayakan Kota Blitar adalah salah satu kota yang mendirikan Sekolah Rakyat. Kami tadi melihat siswa siswi Sekolah Rakyat luar biasa dan bahagia orang tuanya juga bahagia karena Sekolah Rakyat betul-betul untuk semua terutama berpihak kepada masyarakat yang secara perekonomian tidak baik-baik saja," jelas Walikota Syauqul Muhibbin, Sabtu (15/8/2026).
Mas Ibbin berpesan kepada orang tua agar tidak perlu khawatir karena memang sekolah ini bertaraf internasional dan spesial. Diketahui ex school nya jumlahnya bisa sampai 15. Jadi putra putri di Sekolah Rakyat betul-betul dieksplor potensinya, bahkan siswa yang sudah satu tahun sekolah sudah bisa lima bahasa dengan cukup bagus dan itu menurutnya luar biasa.
Dia juga yakin nanti semacam setiap perlombaan tingkat nasional maupun internasional pihaknya menjagokan putra putri Sekolah Rakyat sebagai juaranya. Maka semua pihak terkait patut berbangga bahwa Kota Blitar sebagai salah satu kota yang menyelenggarakan Sekolah Rakyat.
Untuk sementara jumlah siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar ada 205, karena ini sifatnya masih mobile. Jadi bagi warga yang kemarin mendapatkan prioritas masuk Sekolah Rakyat mohon untuk melihat ke lokasi sekolah. Diketahui, jumlah siswa dari Kota Blitar ada 139 siswa.
Mas Ibbin berpendapat, yang jadi pembeda Sekolah Rakyat dengan sekolah yang di luar adalah konsep Sekolah Rakyat lebih kepada sekolah asrama.
"Justru di sekolah asrama inilah putra putrinya itu full kegiatan pembelajaran dengan bahagia, tentu dapatnya lebih banyak dong. Mesti dia lebih pintar, dapatnya lebih banyak, kemampuannya pasti di atas sama sekolah yang bukan asrama," katanya.
"Dalam hal fasilitas semua gratis, premium, mulai seragamnya, selimutnya sudah disediakan. Pokoknya tinggal ke sini bawa badan doang gak usah bawa yang lain. Jadi In Sya Allah keluar-keluar sudah jadi orang hebat dan sukses. Di Sekolah Rakyat ini juga disediakan waliasuh untuk setiap 10 anak, jadi sangat ketat di sini. Waliasuhnya sudah dewasa. Di Sekolah Rakyat dijamin tidak ada pembulian. Mereka akan mendidik dan dilatih untuk berteman dan bersaudara satu dengan yang lain. Kesetaraan di sini dijaga betul," pungkasnya. ( adv/za/mp )



.jpg)

.jpg)










