- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
Optimis Capai Target 2023, LPDB-KUMKM Jaga Integritas dan Pelayanan Prima

Megapolitanpos.com, Jakarta- Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengaku optimis dengan target penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,8 triliun yang ditetapkan oleh pemerintah sepanjang tahun 2023.
Hal ini disampaikan Supomo saat kegiatan Pengarahan Direktur Utama LPDB-KUMKM dan Silaturahmi jelang Ramadan 1444 Hijriah dengan seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM di Jakarta, Selasa (21/3/2023).
"Menginjak tahun 2023 ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM atas kinerja yang telah dilakukan selama ini. LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah terus diberikan amanah untuk melayani dan melakukan penyaluran dana bergulir kepada koperasi di seluruh Indonesia, dan di tahun 2023 ini kami optimis dengan target penyaluran dana bergulir yang diberikan sebesar Rp1,8 triliun," ungkap Supomo.
Baca Lainnya :
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
Supomo menegaskan, amanah penyaluran dana bergulir tentunya harus diemban dengan rasa tanggung jawab, profesional, dan juga memegang teguh integritas.
"Pelayanan prima kepada para mitra maupun calon mitra merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi LPDB-KUMKM. Setiap pegawai diwajibkan untuk memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan responsif dalam menangani permintaan maupun saran dari para mitra ataupun calon mitra. Selalu berikan solusi yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan mitra dengan tetap memperhatikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan," kata Supomo.
Selain itu, Supomo juga meminta kepada seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk menjunjung tinggi integritas, sebab hal itu sangat penting bagi LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan dari pemerintah.
"Jangan sampai ada tindakan yang merugikan mitra atau LPDB-KUMKM. Setiap pegawai LPDB-KUMKM diharapkan selalu menjalankan tugas dengan profesional. Selalu tingkatkan kompetensi dan pengetahuan mengenai dunia perbankan dan keuangan, serta selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam industri koperasi usaha mikro kecil dan menengah," tambah Supomo.
Kemudian, lanjut Supomo yang tidak kalah penting adalah melakukan kolaborasi antar pegawai dalam menjalankan tugas di LPDB-KUMKM. "Setiap pegawai harus mampu bekerja sama dengan rekan kerja, baik di dalam maupun di luar unit kerja. Selalu berikan dukungan dan bantuan apabila dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien," papar Supomo.
Selain itu, Supomo menegaskan, hadirnya bulan Ramadan bisa menjadi refleksi dan muhasabah diri baik dalam perilaku, pekerjaan, ataupun keluarga.
"Dengan hadirnya bulan Ramadan ini saya juga ingin mengajak seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kita harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah agar kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terlebih saat ini pemerintah tengah menyusun aturan baru terkiat koperasi," paparnya.(ASl/Red/MP).

.jpg)















