- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
Nekat Edarkan Ganja SK (52) Warga Tulungagung Ditangkap Satnarkoba Polres Blitar Kota

Keterangan Gambar : Polres Blitar Kota mengungkap peredaran narkotika jenis ganja.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar -Polres Blitar Kota mengungkap peredaran narkotika jenis ganja. Dalam ungkap kasus tersebut, Satresnarkoba Polres Blitar Kota mengamankan SK (52), warga Kabupaten Tulungagung.
Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalui Kasat narkoba AKP Wardi Waluyo dalam konferensi pers bersama Humas Polres Blitar Kota, menjelaskan pengungkapan tersebut terjadi pada hari Minggu 17/12/2023 dirumah pelaku Yaitu Kabupaten Tulungagung.
"Pelaku saat kita amankan kedapatan sedang menguasai narkotika jenis Ganja dan pelaku ini merupakan rangkaian pengungkapan kasus ganja dua bulan lalu,” jelas Kasat narkoba AKP Wardi Waluyo, Rabu 20/12/2023
Baca Lainnya :
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
Dari pelaku SK ditemukan barang bukti ganja seberat 1,15 Kg dirumahnya, pelaku mengaku baru enam bulan ini mengedarkan ganja. Ini ada rangkaian dengan pengungkapan kasus ganja dua bulan lalu," ujarnya.
Menurut Wardi, ganja yang disita dari tangan SK rencananya akan digunakan dan diedarkan pada Tahun Baru. "Menjelang Tahun Baru, rencananya digunakan dan diedarkan ke kelompoknya. Kami terus mengembangkan kasus ini, semoga bisa mengungkap jaringannya," katanya.
Untuk Pelaku SK dijerat dengan pasal 111 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara, SK mengaku mengenal ganja sejak muda. Biasanya, ia membeli ganja untuk dipakai sendiri.
"Kali ini disuruh bawa (ganja), tapi uangnya tidak langsung. Saya hanya bayar uang muka Rp 500.000 dari total nilai ganja Rp 6 juta," katanya.Dari 1,15 kilogram ganja dengan nilai kulak Rp 6 juta itu, SK bisa mendapat keuntungan sekitar Rp 15 juta kalau terjual semua secara eceran.
Ia menjual ganja dengan paket kecil seharga Rp 100.000 per paket, "Tapi, saya belum pernah dapat untung banyak (dari jual ganja). Karena untungnya sudah saya pakai sendiri," ungkapnya. (za/mp)















