- Sinergi PTPN I dan TNI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Hilirisasi Tebu
- FAZ Perluas Jaringan Distribusi Ikan, Teh, Tanaman, dan Pengadaan Barang ke Berbagai Sektor
- Wamen UMKM Tinjau PLUT KUMKM Kulon Progo, Perkuat Pendampingan Wirausaha
- KemenUMKM dan Aprindo Fasilitasi Pembebasan Bea Administrasi UMKM Masuk Ritel Modern
- Jalan Rusak Akibat Aktivitas Tambang, Bupati Barito Utara Beri Ultimatum kepada PT BBN
- Komitmen Dukung Pendidikan Usia Dini, Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan SIP PINTAR
- Wabup Felix Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemkot dan ke-69 Kota Palangka Raya
- Bupati Barito Utara Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel
- Alfamart dan Cussons Baby Kembali Berkolaborasi melalui Alfamart Sahabat Posyandu, Sasar 2.800 Ibu dan Anak di Juli
- Fraksi Demokrat Apresiasi Pemkab Barito Utara Pertahankan ke 11 kalinya Opini WTP
DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian Daerah Jawa Timur atas keberhasilan membongkar jaringan narkotika internasional asal Thailand yang menyelundupkan 3,37 ton ganja jenis cannabis buds.
Legislator yang akrab disapa Gus Falah itu menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara BNN dan Polda Jawa Timur dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Indonesia.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan Polda Jawa Timur atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika internasional asal Thailand. Sinergi yang terjalin sangat baik dan patut terus diperkuat dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia," ujar Gus Falah dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Baca Lainnya :
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X tersebut menegaskan, keberhasilan aparat penegak hukum itu telah menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Ia mengaku bersyukur karena sebanyak 3,37 ton ganja asal Thailand berhasil diamankan di sebuah gudang kawasan pergudangan di Kabupaten Gresik sebelum sempat diedarkan kepada masyarakat.
Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, pengungkapan tersebut menjadi kabar baik, khususnya bagi masyarakat Gresik dan Jawa Timur, karena berhasil mencegah dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda.
"Sebagai wakil rakyat dari Gresik dan Lamongan, saya sangat bersyukur narkotika sebanyak 3,37 ton itu berhasil diamankan sebelum sempat beredar. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia karena generasi muda kita terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba," katanya.
Gus Falah berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi antarlembaga dalam memberantas jaringan narkotika internasional. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat agar Indonesia semakin terlindungi dari ancaman peredaran gelap narkotika.(AS/MP)









.jpg)






