- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian Daerah Jawa Timur atas keberhasilan membongkar jaringan narkotika internasional asal Thailand yang menyelundupkan 3,37 ton ganja jenis cannabis buds.
Legislator yang akrab disapa Gus Falah itu menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara BNN dan Polda Jawa Timur dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Indonesia.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan Polda Jawa Timur atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika internasional asal Thailand. Sinergi yang terjalin sangat baik dan patut terus diperkuat dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia," ujar Gus Falah dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Baca Lainnya :
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X tersebut menegaskan, keberhasilan aparat penegak hukum itu telah menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Ia mengaku bersyukur karena sebanyak 3,37 ton ganja asal Thailand berhasil diamankan di sebuah gudang kawasan pergudangan di Kabupaten Gresik sebelum sempat diedarkan kepada masyarakat.
Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, pengungkapan tersebut menjadi kabar baik, khususnya bagi masyarakat Gresik dan Jawa Timur, karena berhasil mencegah dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda.
"Sebagai wakil rakyat dari Gresik dan Lamongan, saya sangat bersyukur narkotika sebanyak 3,37 ton itu berhasil diamankan sebelum sempat beredar. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia karena generasi muda kita terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba," katanya.
Gus Falah berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi antarlembaga dalam memberantas jaringan narkotika internasional. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat agar Indonesia semakin terlindungi dari ancaman peredaran gelap narkotika.(AS/MP)

.jpg)














