- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Menteri UMKM ke KPK Klarifikasi Perjalanan Istri ke Luar Negeri Tak Gunakan Fasilitas Negara
.jpg)
Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar mengenai perjalanan luar negeri istrinya yang dipastikannya tidak menggunakan fasilitas negara atau APBN.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Jalin Komitmen Bersama KPK dan Pemda se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN: untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
Di depan awak media, Menteri Maman menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025 tersebut ditanggung sepenuhnya dari dana pribadi.
“Saya sampaikan bahwa satu rupiah pun tidak ada uang negara yang digunakan dalam perjalanan ini, dan tidak ada dari pihak manapun. Semua biaya ditanggung langsung oleh istri saya menggunakan rekening pribadinya, dan saya telah menyerahkan seluruh dokumen pembuktiannya kepada KPK,” ujar Menteri Maman usai mendatangi KPK di Jakarta, Jumat (4/7).
Perjalanan tersebut merupakan agenda pribadi keluarga, dalam rangka mendampingi anak mengikuti ajang International World Innovative Student Expo selama 14 hari. Kegiatan ini merupakan ajang internasional yang mendorong prestasi generasi muda di bidang inovasi dan kreativitas.
Perlu digaris bawahi, kata Menteri Maman, kedatangannya ke KPK bukan karena ada ada pemanggilan namun ia datang ke lembaga anti-rasuah itu sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawabannya sebagai pejabat negara.
Menteri Maman menjelaskan, ia telah menyerahkan bukti lengkap kepada KPK, mulai dari bukti pembayaran tiket pesawat, penginapan, hingga kebutuhan lainnya selama di luar negeri, yang seluruhnya telah dibayarkan sejak Mei 2025 menggunakan rekening pribadi.
“Jadi semua biaya, termasuk pemesanan hotel, kami tanggung sendiri. Tidak ada niat sedikit pun menggunakan fasilitas negara ataupun bantuan siapa pun,” katanya.
Menanggapi isu yang berkembang di publik terkait adanya surat permohonan bantuan yang dikaitkan dengan perjalanan tersebut, ia menegaskan tidak pernah memberikan instruksi, disposisi, ataupun arahan kepada siapapun untuk mengupayakan bantuan dalam bentuk apapun.
“Sampai hari ini saya tidak tahu dari mana dokumen itu berasal. Tidak pernah ada arahan, tidak pernah ada perintah dari saya,” kata Menteri Maman.
Lebih jauh, Menteri Maman menyayangkan banyaknya tudingan dan fitnah yang menyerang kehormatan keluarganya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di KPK juga merupakan bentuk pembelaan terhadap kehormatan keluarganya.
“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai pejabat negara yang bertanggung jawab secara hukum dan moral, tetapi juga sebagai seorang suami yang ingin menjaga kehormatan keluarga,” katanya.
Melalui klarifikasi ini, Maman berharap publik mendapatkan informasi yang utuh dan jernih. Ia juga ingin agar polemik yang berkembang dapat segera berakhir dengan kejelasan keterangan yang telah disampaikannya dengan transparan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).









1.jpg)







