- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
Mentan Amran Targetkan Luwu Timur Tanam Padi 4 Kali Setahun

Keterangan Gambar : Mentan Amran dalam kegiatan panen padi di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan bersama Gubernur Sulsel dan jajaran, pada Senin (19/5/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Luwu Timur,- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong peningkatkan produksi pangan nasional. Salah satunya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Luwu Timur menjadi IP400 atau empat kali tanam dalam setahun.
“Luwu Timur potensinya luar biasa, bisa tanam tiga kali setahun. Tadi saya lihat padinya bagus, hasilnya bisa mencapai 8-9 ton per hektare. Ini harus ditingkatkan. Kalau bisa, kita dorong menjadi empat kali dalam setahun,” kata Mentan Amran dalam kegiatan panen padi di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan bersama Gubernur Sulsel dan jajaran, pada Senin (19/5/2025).
Untuk mendongkrak produksi padi di Luwu Timur, Mentan Amran memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 2 unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua, 5 unit pompa air, 2 unit combine harvester, benih padi untuk 2.000 hektare, dan benih jagung untuk 600 hektare.
Baca Lainnya :
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga melakukan dialog interaktif dengan petani yang menyampaikan persoalan irigasi dan kebutuhan benih padi genjah untuk mendorong IP400. Menanggapi aspirasi petani, Mentan Amran langsung meminta Balai Wilayah Sungai di wilayah tersebut untuk segera mengerjakan saluran irigasi.
“Bapak Presiden Prabowo sudah menganggarkan Rp12 triliun untuk memperbaiki irigasi seluruh Indonesia, termasuk irigasi yang ada di Luwu Timur. BWS tahun in kerjakan ya karena Inpresnya sudah keluar,” ucap Mentan Amran.
Selain itu, Mentan Amran mengungkapkan bahwa Kementan akan mendukung IP400 dengan memberikan bantuan benih padi genjah Cakrabuana. Benih padi tersebut merupakan varietas unggul Kementan yang berumur pendek dan potensi hasil yang tinggi.
“Kami sangat mendukung untuk IP400, kami siap dengan berbagai bantuan alsintan, irigasi, dan padi genjah yang diberikan,” ungkap salah satu petani saat berdialog dengan Mentan Amran.
Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu sentra pertanian di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2024, produksi padi Kabupaten Luwu sebesar 22.405 ton gabah kering giling (GKG) dari total produksi padi Provinsi Sulsel 4.792.437 ton. Ke depan, produksi padi di Luwu Timur akan terus ditingkatkan untuk mendukung produktivitas padi nasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)













