- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
Menkop Fery: Pemerintah Mempercepat Proses Pencairan Kredit ke Kopdes Merah Putih

Keterangan Gambar : Rapat koordinasi antar Kementerian dan Lembaga (K/L) di kantornya, Jakarta, Senin (22/9/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pemerintah melakukan upaya percepatan pencairan pinjaman (kredit) untuk mendukung kelancaran operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih melalui bank-bank Himbara. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pencairan kredit ini mendesak agar koperasi desa dapat segera beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan pembiayaan tersebut, Kopdes/ Kel Merah Putih akan segera memperoleh modal kerja untuk pembangunan gerai hingga operasional usaha.
“Kami terus mempercepat persiapan tata cara pencairan dan juga kesiapan dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk melakukan proses pengajuan pinjaman kepada Bank Himbara dalam hal ini," kata Menkop Ferry Juliantono usai menghadiri rapat koordinasi antar Kementerian dan Lembaga (K/L) di kantornya, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Plt. Menteri BUMN/ COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.
Baca Lainnya :
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
Saat ini, Kemenkop dan K/L terutama dengan Bank Himbara sedang melakukan review terhadap ribuan proposal bisnis yang diajukan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih. Pihaknya akan memaksimalkan berbagai upaya percepatan agar target pencairan pembiayaan dapat segera tercapai sebelum akhir tahun 2025.
Melalui percepatan akses pembiayaan dari Bank Himbara, Kopdes/ Kel Merah Putih dapat lebih cepat beroperasi, melayani kebutuhan masyarakat desa, dan menciptakan lapangan kerja baru. “Ini ngebut terus, kita akan semaksimal mungkin sampai dengan akhir Desember ini, secepat mungkin kita harapkan bisa menyerap lapangan pekerjaan bagi masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan (melalui Kopdes)," ujar Menkop Ferry Juliantono.
Di sisi lain, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih, Kemenkop bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sedang melakukan inventarisasi aset tanah dan bangunan di setiap desa yang dapat dijadikan sebagai gerai usaha ataupun gudang oleh Kopdes/ Kel Merah Putih.
Menteri Desa PDT Yandri Susanto menyatakan dukungannya terhadap upaya percepatan operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih terutama dari sisi pembiayaan. Dalam satu dua hari ini pihaknya akan memimpin musyawarah desa khusus yang akan digelar serentak seluruh Indonesia untuk mempercepat pencairan pembiayaan kepada Kopdes/ Kel Merah Putih.
Selain pembiayaan, pemerintah menyiapkan pembangunan gudang dan gerai koperasi di atas tanah desa dan kelurahan. “Kami fokus dulu ke desa mandiri, sebanyak 20.503 desa, setelah itu baru desa maju dan berkembang," ujarnya.
Sementara itu Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan bahwa Kementerian BUMN dan BPI Danantara telah menyiapkan skema pencairan pembiayaan untuk tahap pertama. Selain itu pihaknya juga telah menyusun skema tambahan untuk mendukung kebutuhan investasi dari Kopdes/ kel Merah Putih untuk jangka panjang.
“Kami menyiapkan pembangunan gerai dan gudang, dengan pembiayaan melalui dua instrumen, yakni SAL (Sisa Anggaran Lebih) dan OIP (Operator Investasi Pemerintah) yang bisa digunakan secara efektif,” jelas Kartika.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)







.jpg)





